AGAM – Kelompok Siaga Bencana Berbasis Masyarakat di kecamatan Palembayan mendapat pelatihan kesiapsiagan dalam mengahadapi bencana. Pelatihan itu juga bertujuan meningkatkan kualitas masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Peserta medapatkan materi selama empat hari 22-25 November, dari PMI Kabupaten Agam. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Palembayan, di kantor Wali Nagari Ampek Koto Palembayan, Minggu (22/11).
Kegiatan ini turut dihdari oleh pengurus PMI Agam, Yunaidi.S dan kepala markas PMI Yusniwati, SH, serta staf markas PMI, Masbudi. Peserta diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan baru, serta memaksimalkan ilmu yang mereka dapatkan.
Dalam kesempatan itu Camat Aryati berharap kepada warga masyarakat yang dilatih Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) oleh PMI Kabupaten Agam, untuk bisa membagikan pengetahuan yang nantinya mereka dapatkan kepada masyarakat lain.
“ Pelatihan ini sangat berguna untuk meningkatkan kapasistas masyarakat mengahadapi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. Masyarakat membutuhkan pengetahuan terhadap ancaman yang bisa terjadi serta penanggulangannya,” jelasnya.
Sementara itu pengurus PMI Kabupaten Agam, mengatakan, perwakilan masyarakat yang hadir dari Pelembayan Pernagari dalam kesempatan itu pada prinsipnya sudah mengetahui dasar penanganan bencana. Tetapi melalui pelatihan Sibat selain perkenalan, penyusunan harapan dan norma, serta identislfikasi permasalahan yang ada, kepada peserta diberikan pengetahuan, afektif dan psikomotor.
“ Selama pelatihan selain pengetahuan, lebih banyak ke praktek lapangan sekaigus simulasi kegiatan yang akan dilaksanakan dilapangan. Peserta yang ikut pelatihan nantinya mendapat piagam penghargaan yang dapat dijadikan sebagai persyaratan untuk mengikuti pelatihan berikutnya,” jelasnya.
Pemateri selama pelatihan Sibat antara lain juga diisi oleh, Asmel, Rahmad, dan Elfia, dengan materi tentang kepalang merahan, sejarah PMI, lambang dan tujuh prinsip PMI, manajemen posko, dan manajemen PB, asesmen, BKRK, CBHFH, EWS, PSP, PP, yang dilaksanakan secara teori dan praktek. (fajar)






