
PADANGPANJANG – Kota Padangpanjang sudah ke empat kalinya diberikan penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas kepeduliannya akan anak dan hak-hak anak.
Penghargaan tersebut juga suatu bentuk keberhasilan Pemerintah Kota Padangpanjang yang berada di bawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota, H. Hendri Arnis, BSBA dan dr. H. Mawardi Samah, MKM.
Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB P3A) Kota Padangpanjang Martoni, S.Sos, M.Si, menyampaikan, pertama kali Kota Padangpanjang Raih Penghargaan Kota Layak Anak pada tahun 2013.
“Sejak tahun 2013, Kota Padangpanjang telah meraih penghargaan Kota Layak Anak sebanyak empat kali berturut-turut. Terakhir pada 23 Juli 2018 kemarin yang diraih bersamaan dengan Kota Pariaman dan Kabupaten Tanah Datar,” ucap Martoni.
Martoni mengatakan, pertama kali Kota Padangpanjang meraih penghargaan Kota Layak Anak tahun 2013 dengan kategori Pratama. Sementara, pada tahun 2015, 2017, dan tahun 2018, Kota Padangpanjang meraih kategori Madya.
“Pada tahun 2013 lalu kita mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak kategori Pratama, dan sejak tahun 2015, 2017, hingga tahun 2018 Kota Padangpanjang baru meraih peringkat keempat yakni dengan kategori Madya,” ucap Martoni, Selasa (7/8).
Martoni menambahkan, dari peringkat empat yakni kategori Madya, Kota Padangpanjang di tahun 2019 mendatang menargetkan naik sebagai peringkat ketiga yakni kategori Nandya, seterusnya kategori Utama dan paling atas kategori KLA.
“Sebenarnya, nilai kita sudah lebih dari 900 dan sudah bisa untuk mendapatkan kategori Nindya. Tetapi, kita tidak tahu penilaian dari pusat seperti apa dan kita kembali mendapatkan kategori Madya di tahun 2018. Namun, kita tidak akan berputus asa, di tahun 2019 nanti, kita menargetkan Kota Padangpanjang harus bisa naik menjadi Kategori Nindya, hingga nantinya menjadi kategori Utama, dan KLA,” tegas Martoni.
Martoni juga menyampaikan, untuk mencapai Kategori Nindya, pihaknya akan berusaha lebih giat lagi. Ia mengharapkan semua pihak yang terlibat bisa bekerjasama dengan baik, sehingga Kota Padangpanjang benar-benar bisa dikatakan Kota Layak Anak.
“Untuk menjadikan Padangpanjang sebagai Kota Layak Anak Kategori Nindya, kita akan berusaha lebih keras lagi, dan disini kita sangat mengharapkan kerjasama yang baik seluruh pihak yang terlibat,” himbaunya.
Lebih lanjut, Martoni menyampaikan, pihaknya akan terus berusaha meningkatkan fasilitas terbaik untuk anak-anak Padangpanjang meskipun fasilitas anak-anak selama ini di Kota Padangpanjang sudah tergolong bagus.
“Kita sudah memiliki puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak, taman bermain anak, dan fasilitas lainnya. Dan itu tidak ada kekurangan, tetapi kita akan terus tingkatkan, demi kesejahteraan generasi penerus bangsa ini,” pungkas Martoni. (de)






