Mahasiswa IAIN IB Demo Minta Kejelasan Uang OPAK
  • Home
  • Berita
  • Mahasiswa IAIN IB Demo Minta Kejelasan Uang OPAK

Mahasiswa IAIN IB Demo Minta Kejelasan Uang OPAK

Demo mahasiswa IAIN Imam Bonjol, Padang, Rabu (18/11). (ist)
Demo mahasiswa IAIN Imam Bonjol, Padang, Rabu (18/11). (ist)

PADANG – Ratusan mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat yang terdiri dari Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta Fakultas Ushuluddin menggelar aksi unjuk rasa ke ruang Rektorat. Mereka menuntut kejelasan terkait uang Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016 dan meminta pihak kampus untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Dewan Mahasiswa (Dema).

Angga, Koordinator Lapangan mengatakan, aksi unjuk rasa saat ini merupakan aksi lanjutan pada 13 Oktober 2015, dimana saat itu pihak Wakil Rektor III berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dari mahasiswa. Namun, faktanya hingga saat ini mahasiswa belum mendapat kejelasan yang pasti dari pihak WR III.

Aksi saat ini, katanya, adalah meminta kejelasan tentang terbenamnya uang mahasiswa di kampus IAIN Imam Bonjol Kota Padang sebanyak Rp80 juta. Uang tersebut diperoleh dari pungutan mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016 sebesar Rp30 ribu rupiah dikalikan 2.800 mahasiswa. “Kami juga meminta pihak wakil rektor III untuk segera menerbitkan SK pembentukan Dewan Mahasiswa (Dema) karena Dema tersebut dinilai sangat penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa,” katanya.

Dikatakan, pembentukkan Dema hingga saat ini belum jelas. Selanjutnya, mahasiswa dari semester pertama hingga tujuh tidak pernah diberikan pratikum oleh pihak kampus, sementara mahasiswa tetap dimintai uang praktikum. Dalam hal ini, mahasiswa meminta kepada wakil rektor III untuk dapat segera menyelesaikan kekisruhan tersebut. Karena, apabila tidak segera diselesaikan, maka tidak menutup kemungkinan mahasiswa akan kembali berunjuk rasa dengan massa yang lebih besar sehingga pada saatnya dapat menjurus kepada tindakan anarkisme.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Imam Bonjol Padang, Dr. Alkhendra, MAg mengatakan bahwa pihak kampus akan mengembalikan uang ospek (Opak) mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016 sebesar Rp30 ribu yang telah digunakan oleh 2 orang oknum mantan Resisman Mahasiwa (Menwa) IAIN Imam Bonjol berinisial DA dan NA. Untuk itu, mahasiswa diminta bersabar karena uang tersebut baru dibayarkan sekitar Rp24 juta dari total Rp55 juta.

Selain itu, pihak kampus saat ini juga sedang membuat surat pernyataan terhadap kedua oknum tersebut yang intinya apabila mereka tidak segera melunasi uang tersebut akan dibawa ke proses ranah hukum. Karena, batas surat pernjanjian sebelumnya telah habis jangka waktunya, yakni 17 November 2015, katanya.

Terkait surat keputusan pembentukan Dewan Mahasiswa (DEMA), pihak kampus saat ini masih sedang mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. Karena, menurutnya, pembentukan Dema masih terdapat pro dan kontra di tingkat Senat. Namun demikian, pihak kampus berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut dan akan mengeluarkan surat keputusan pembentukan Dema, ujarnya. (baim/st)

Berita Terkait

Leave a Reply