
PADANGPANJANG – Untuk mewujudkan taraf hidup masyarakat ke arah yang lebih baik dan sehat, Pemerintah Kota Padangpanjang berupaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak (measles) dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.
“Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella. Namun, penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi vaksin MR (Measles Rubella),” ucap Kepala Dinas kesehatan Drs. H. Nuryanuwar, Apt, MM, MKes saat penggalangan komitmen dan sosialisasi imunisasi MR di hall Balaikota lantai III, Selasa (31/7).
Nuryanuwar mengatakan, untuk Kota Padangpanjang, kampanye imunisasi MR (Measles Rubella) tahap pertama akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang di seluruh sekolah untuk semua murid usia yang kurang dari 15 tahun. Sementara, tahap kedua akan dilakukan di puskesmas atau posyandu pada September.
“Kita harap di akhir September mendatang sasaran capaian imunisasi MR di Padangpanjang dapat tercapai 100 persen semua anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun harus diimunisasi MR. Meskipun anak tersebut sudah pernah diimunisasi campak atau terkena campak sebelumnya, imunisasi MR tetap perlu agar anak mendapatkan kekebalan terhadap rubella,” kata Nuryannuwar.
Lebih lanjut, Nuryanuwar mengatakan, penyakit campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk bahkan kematian. Sementara, rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak.
“Namun, rubella apabila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan, seperti kelainan jantung, kelainan mata, tuli, keterlambatan perkembangan, dan kerusakan jaringan otak,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Padangpanjang dr. H. Mawardi MKM menyampaikan, seluruhnya sudah berkomitmen agar penyakit campak dan rubella tidak berkembang di Kota Padangpanjang.
“Penyakit campak harus diberantas agar seluruh anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun di Kota Padangpanjang tidak terjangkit penyakit ini. Kita disini sudah berkomitmen akan hal itu,” ucap Mawardi.
Mawardi juga menghimbau seluruh warga Padangpanjang agar sama-sama mengawal imunisasi MR pada Agustus dan September mendatang. “Mudah-mudahan dengan tekad ini, seluruh warga Padangpanjang terbebas dari campak dan rubella,” himbaunya.
Pada kegiatan tersebut turut dilaksanakan penandatangan penggalangan komitmen, advokasi dan sosialisasi imunisasi MR oleh Wakil Walikota Mawardi, Kepala Dinas Kesehatan Nuryanuwar, unsur Forkopimda, dan lainnya. (de)






