
BUKITTINGGI – Jelang Pra PON, Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Nikita Palace Bukittingi, Selasa (17/11) malam. Rapat dipimpin Ketua Pordasi Sumbar, Azmi Syahbuddin dan Ketua Kontingen PON XIV Asrijal serta diikuti seluruh Pengcab Pordasi kota dan kabupaten serta pemilik kuda di ranah ini.
Ketua Pordasi Sumbar, Azmi Syahbuddin menyatakan, Rakor ini sangat dibutuhkan guna persiapan kontingen Sumbar menghadapi pra PON dan PON cabang pacuan kuda agar segala persiapan dan kesiapan kontingen akan
lebih baik. Cabang pacuan kuda, baru pada PON XVI Jawa Barat ini perdana digelar. Oleh karena itu, tentu harus ada upaya Pordasi untuk mengupayakan agar lebih sukses dan berprestasi karena ada 15 medali emas yang disediakan pada PON XVI.
“Karena olahraga pacuan kuda bukan saja sekedar olahraga, namun sebagai olahraga alek nagari atau sangat mentradisi di Sumatera Barat,” sebut Azmi.
Ketua Kontingen PON Asrijal menyatakan, cabang kelas yang akan dilombakan pada PON XVI Jabar nanti adalah kelas A Terbuka jarak 2.200 M, kelas A Sprint jarak 1.300M, kelas C jarak 1.600M, kelas D jarak 1.400M dan kelas E jarak 1.200M.
“Jadi, melalui Rakor ini kepada seluruh pemilik kuda kota dan kabupaten di Sumatera Barat agar mendaftarkan diri untuk pra kualifikasi serta mencocokkan ukuran dan tinggi kuda agar sesuai dan dapat mengikuti Pra PON Desember nanti,” pinta pria pemilik kuda Ratu Kandi itu.
Dari Rakornas Minggu lalu, sebut Asrijal, sudah ditetapkan setiap kelas masimal mengikuti Pra PON atau pra kualifikasi hanya diikuti 5 ekor kuda tiap propinsi. Kontingen Sumbar akan mengirimkan kuda terbaiknya di setiap kelas agar dapat mengikuti PON.
Pada kesempatan itu, Asrijal mengungkapkan permasalahan pendanaan kontingen jelang Pra PON ini belum ada yang dikucurkan oleh KONI Sumbar. Ia berharap dalam persiapan Pra PON ini kepada pemilik kuda lebih mengedepankan rasa perjuangan terhadap olahraga berkuda dan demi daerah Sumbar.
“Kini kontingen dan Pengprov Pordasi terus melakukan komunikasi intensif terhadap persiapan Pra PON ini dengan pihak KONI Sumbar dan para pemilik kuda Sumbar yang di pulau Jawa,” sebutnya. (tumpak)






