AGAM- Guna meningkatkan sumber air dan cadangan persediaan air pada musim kemarau, Sebanyak 17 unit Embung dan Dam pengendali telah dibangun Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pembangunan itu sudah dilakukan semenjak tahun 2011 lalu.
Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam, Daswilza, mengatakan kepada Padangmedia.com, Selasa (17/11), di Lubuk Basung, ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber air dan cadangan persediaan air untuk berbagai kebutuhan pada musim kemarau dan lainya.
Daswilza menjelaskan, di tahun 2011, dilakukan pembangunan sebanyak dua unit, yaitu berupa dam penahan satu unit di Kecamatan Palembayan dan sumur resapan satu unit di Kecamatan Ampek Koto, Sedang di tahun 2012, dibangun dam pengendali dua unit di Kecamatan Candung dan Kecamatan IV Nagari,
Lalu, pada 2013 pembangunan dam penahan sebanyak satu unit di Kecamatan Palembayan dan dam pengendali di Kecamatan IV Nagari, pada 2014 dibangun dam penahan sebanyak empat unit di Kecamatan Kamang Magek, Tanjung Raya dan Ampek Nagari. Dam pengendali sebanyak satu unit di Kecamatan Palupuah.
Pada 2015 dibangun empat embung berada di Jorong Bateh Sariak Nagari Nan Tuah Kecamatan Palupuah, Jorong Marambuang nagari Baringin Kecamatan Palembayan, Talago Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung dan Jorong Halalang Nagari Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek.
Sedangkan untuk embung pengendali dibangun di Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung dan Jorong Cicawan Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya. (fajar)






