
PADANGPANJANG – Kendaraan pribadi karyawan bank BRI Cabang Kota Padangpanjang kembali mendapat musibah. Mesin kendaraan kijang kapsul warna biru yang baru saja distarter mengepulkan asap di mesin depan. Meskipun tidak memunculkan api yang berkobar, pemilik kendaraan dibantu karyawan BRI lainnya dengan sigap menyemprotkan racun api.
Ini merupakan kali kedua kendaraan pribadi karyawan BRI mengalami musibah yang sama di lokasi yang sama. Dua unit kendaraan pemadam kebakaran milik UPTD Pemadam Kebakaran Kota Padangpanjang diterjunkan ke lokasi. Beruntung api tidak sempat berkobar dan dapat segera diatasi dengan beberapa buah tabung racun api milik bank terbesar di kota itu.
Meskpiun api tidak sampai berkobar dan berhasil dijinakkan, petugas Damkar yang terjun ke lokasi tempat kejadian di Jalan Jendral Sudirman langsung melakukan pengecekan dari tiap sudut kendaraan guna memastikan tidak ada api di kendaraan bernomor polisi BA 1891 NC tersebut.
Kejadian nyaris terbakarnya kendaraan pribadi karyawan BRI Cabang Kota Padangpanjang tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB, Jumat (13/11). Kendaraan Damkar dengan sirine meraungnya membuat kaget masyarakat. Apalagi, lokasinya tidak begitu jauh dari pasar Kota Padangpanjang. Masyarakat berbondong-bondong ke TKP untuk melihat kejadian sebenarnya.
Petugas Damkar Kota Padangpanjang Ryan kepada padangmedia.com mengungkapkan, kendaraan milik karyawan yang terbakar tersebut sudah dapat dijinakkan dengan racun api milik bank sebelum kendaraan Damkar tiba. Meskipun demikian, pengecekan tetap dilakukan.
“Apinya sudah padam sebelum kami datang, karena sudah disemprot dengan racun api. Meskipun demikian, kami harus memastikan kendaraan tersebut benar-benar aman. Untuk itu, kendaraan Damkar yang sudah datang tetap berjaga-jaga,” jelas Ryan.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun pemilik kendaraan harus mengeluarkan biaya besar atas kerusakan kendaraannya yang diduga mengalami korsleting jaringan pelistrikan. (isril)






