PADANGPANJANG – Wakil Walikota Padangpanjang, Mawardi mengingatkan kepada kafilah untuk tidak hanya mencari juara saja, namun menjadikan momentum MTQ untuk mensiarkan agama Islam.
“Jadikan juga sebagai ajang kita semakin mencintai alqur’an. Bukan hanya dibaca saja, tetapi juga diamalkan,” ujar Mawardi di hadapan para kafilah menjelang keberangkatan ke Sawahlunto.
Dikatakan Mawardi, MTQ juga merupakan ajang evaluasi mutu kafilah. Peserta kafilah harus menunjukkan jati diri Kota Padangpanjang melalui keikutsertaannya pada MTQ Tingkat Sumatera Barat. “Pentingnya membaca alqur’an juga merupakan salah satu program pembangunan Kota Padangpanjang yang aman, amanah dan sejahtera,” ujarnya.
Dikatakan Mawardi, pembangunan yang dilaksanakan di kota yang berjuluk Kota serambi Mekah itu bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang seutuhnya. Yaitu, masyarakat yang tidak hanya sejahtera fisik, tetapi juga sejahtera rohaniahnya.
Manusia seutuhnya itu, kata Mawardi, bukan hanya sehat secara fisik serta memiliki ilmu pengetahuan dan menguasasi teknologi. Tetapi juga
memiliki keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
“Karena itu, pembangunan bidang keagamaan juga perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah kota Padangpanjang,” tegas Mawardi.
Untuk itu, sebagai bagian meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Mawardi mengajak seluruh umat Islam di daerah itu, khususnya para kafilah untuk memaknai MTQ sebagai salah satu upaya untuk membumikan alquran. “Membumikan Al-qur’an dimaksud, bukan berarti hanya mampu membacanya. Tetapi juga dapat memahami serta mengamalkannya isi kandungan alqur’an dalam kehidupan sehari-hari secara baik,” kata Mawardi didampingi Kabag Kesra Eri. (isril)







