
JAKARTA – Tujuh jemaah umrah mengalami musibah kecelakaan dalam perjalanan dari Madinah ke Jeddah, Arab Saudi. Sebanyak tiga jemaah wafat, empat lainnya mengalami luka-luka, dari berat hingga ringan.
Tiga korban wafat adalah Frieda Said (75 tanun/ mertua Azwar Umar), Ulfana Said (53 tahun/Istri Azwar Umar) dan Elfina Said (49/ adik ipar Azwar Umar). Sedangkan jemaah dengan luka berat berjumlah dua orang, yaitu Azwar Umar yang mengalami patah tulang rusak dan Dea (anak Azwar Umar) yang mengalami patah tulang belakang. Sementara itu, Adel dan Lifia (anak Azwar Umar) mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Saat ini, korban luka-luka masih dalam perawatan.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim, Selasa (19/6) mengatakan, dua jemaah wafat sudah dikebumikan Selasa pagi waktu Saudi. Sementara, satu jemaah lainnya dikebumikan siangnya.
Menurut Arfi, pihak Kemenag akan segera memanggil Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan korban, yaitu PT Tarwiyah Semesta. Pemanggilan pimpinan PPIU sangat diperlukan untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap terkait proses penangananan jemaah umrah yang berangkat pada 5 Juni 2018 tersebut. Sebelumnya, pihak PPIU baru menyampaikan laporan awal berupa kronologis peristiwa.
Arfi mengingatkan PPIU untuk memberikan layanan transportasi yang baik bagi jemaah umrah selama di Saudi, khususnya dalam perjalanan jauh, Jeddah – Madinah – Makkah. Jemaah juga diminta untuk memastikan layanan transportasi yang disiapkan PPIU sesuai standar. Dengan begitu, potensi terjadinya kecelakaan diharapkan bisa dihindari atau diminimalisir. (rin/*)






