
PADANGPANJANG – Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan yang hendak mudik melintasi Kota Padangpanjang pada perayaan Idul Fitri 1439 H nanti, sebanyak 180 personil dikerahkan Polres Padangpanjang untuk pengamanan. Pengamanan dalam Operasi Ketupat akan digelar dari tanggal 7 hingga 24 Juni 2018 mendatang.
Kapolres Padangpanjang, AKBP Cepi Noval SIK mengatakan, untuk Operasi Ketupat kali ini, telah disediakan 4 Pospam (Pos Pengaman) dan 3 Posyan (Pos Pelayanan). Pospam akan berada di Air Terjun, samping Hotel Flaminggo, Koto Baru, dan Kubu Karambia. Sedangkan untuk Posyan yakni di Mega Mendung, Tanjung Mutiara dan Pasa Rabaa.
“Ada 7 pos yang kita sediakan. Di sana pengguna jalan bisa bertanya mengenai kondisi arus lalu lintas, masing-masing pos kita kerahkan personil minimal 20 orang dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas kesehatan, dan unsur terkait lainnya,” papar Cepi saat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di halaman Mapolres Padangpanjang, Rabu (6/6).
Cepi menambahkan, untuk lokasi wisata dan kuliner akan dilakukan rekayasa lalu lintas dan pemasangan barrier. Seperti halnya di Mega Mendung, pengguna jalan dari arah Padang tidak bisa sembarangan belok ke tempat pemandian.
“Sementara, Pos Pam di Kubu Karambia guna untuk berkomunikasi ke dalam Kota. Apabila di dalam kota kemacetan sudah 4 hingga 6 jam, pengguna jalan yang hendak ke Padang akan langsung dialihkan ke Solok,” jelas Cepi.
Cepi Noval menghimbau kepada masyarakat yang hendak melewati Kota Padangpanjang dan sekitarnya, mengingat jalanan yang rawan untuk dapat berhati-hati. Pengguna kendaraan juga diminta mencek kendaraannya serta tidak bermuatan lebih untuk menghindari terjadi laka lantas.
“Kondisi jalan untuk Kota Padangpanjang sudah baik. Namun, pengguna jalan tetap kita himbau karena banyaknya lokasi jalan yang rawan, seperti Singgalang Kariang, Cubadak Bungkuak, Kelok Sikumbang dan lainnya. Hindari muatan berlebih dan jaga jarak dengan kendaraan di depan,” himbaunya.
Lebih lanjut, Cepi menyampaikan, untuk daerah rawan akan dikerahkan 17 personil Satuan Lalu Lintas Polres Padangpanjang untuk mengurai kemacetan. “Kita akan kerahkan 17 orang personil untuk mengurai kemacetan di daerah rawan dan daerah yang memang memerlukan kehadiran polisi,” pungkas Cepi. (de)






