
PADANGPANJANG – Kecelakaan yang mengakibatkan satu orang tewas dan dua luka-luka dekat fly over Simpang Lapan, Bukit Surungan, Padangpanjang, diduga akibat sopir mengantuk. Akibatnya, minibus Kijang Inova dengan nomor polisi BM 1738 TL yang dikemudikan, menabrak dua unit sepeda motor dekat fly over, tepatnya di Jalan Umum Sukarno Hatta, Bak Air, Kota Padangpanjang, Rabu (30/5) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kapolres Padangpanjang, AKBP Cepi Noval SIK langsung turun ke lokasi kejadian. Ia membenarkan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Padangpanjang. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang korban, di mana satu diantaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Pada kejadian kali ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Padangpanjang,” papar Cepi.
Cepi berharap, agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di wilayah hukum Polres Padangpanjang. Ia menghimbau para pengendara dan pengemudi untuk lebih berhati-hati lagi dan tidak memaksakan diri apabila sudah mengantuk.
Ditambahkan Kasat Lantas IPTU Adityalidarman, kejadian berawal saat Minibus Kijang Inova BM 1738 TL yang dikemudikan oleh Kasrul (33) datang dari arah Bukittinggi menuju arah Padangpanjang. Sesampai di tempat kejadian, kendaraan yang dikemudikan oleh Kasrul itu melayang ke kanan jalan.
“Kijang Inova tersebut melayang kekanan jalan, sehingga menabrak kendaraan sepeda motor BA 2924 NC yang dikendarai oleh Desrizal (53) yang tengah memboncengi Syahrul (51) yang datang dari arah berlawanan, dan juga menabrak kendaraan sepeda motor BA 6666 NK yang dikendarai oleh Jamaan (40),” papar Aditya.
Setelah menabrak sepeda motor BA 6666 NK, lanjut Aditya, kendaraan minibus BM 1738 TL juga menabrak pagar rumah milik Deny Zulkarnain yang berada di sebelah kanan jalan dilihat dari arah Bukittinggi menuju arah Padangpanjang sambil menyeret kendaraan sepeda motor BA 2924 NC.
“Dari kejadian tersebut, Desrizal pengendara sepeda motor BA 2924 NC meninggal dilokasi kejadian, dan dua lainnya mengalami luka-luka. Kerugian materil diperkirakan Rp5.000.000,” jelas Aditya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun padangmedia.com di lapangan, korban meninggal dunia bernama Desrizal, merupakan warga Pasar Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat, Kota Padangpanjang. Sehari-hari korban bekerja sebagai tukang ojek.
Sementara, 2 korban luka-luka lainnya, syahrul merupakan warga Kubu Ambacang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Dan Jamaan warga Jorong Koto Subarang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. (de)






