
AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam menjamin stok daging dan beras mencukupi hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Harga pun diperkirakan tetap stabil hingga Lebaran nanti.
Hal itu diungkapkan Pelaksana Harian Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arif Restu. Menurutnya, meski permintaan daging tinggi, tapi stok daging aman dan cenderung surplus. Pasalnya, berdasarkan pendataan populasi sapi potong di Agam mencapai 33.863 ekor dan kerbau 21.519 ekor di 16 kecamatan.
Dibandingkan jumlah pemotongan sapi dan kerbau menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun lalu sebanyak 443 ekor. “Dengan kondisi itu, persediaan daging aman sampai Idul Fitri. Harga daging di pasar tradisional pun masih stabil, yakni Rp120.000 per kilo,” katanya.
Sedangkan untuk daging ayam, pasokannya pun masih aman di pasaran. Untuk memantau harga tetap stabil, Dinas Perdagangan bersama Dinas Pertanian bersama dan stakeholder terkait lainnya terus memantau dan mengawasi harga di pasaran agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Selain daging, persediaan sembako lainnya, seperti beras dan cabai merah juga aman selama Ramadhan dan sampai Idul Fitri.
Produksi beras di Agam pada Januari-April 2018 sebanyak 197.126 ton. Sedangkan kebutuhan beras untuk 476.881 jiwa warga Agam sebanyak 61.995 ton, non kosumsi 10.758 ton dan surplus stok beras selama Idul Fitri sebanyak 9.314 ton.
Sementara produksi cabai merah Januari-April sebanyak 12.955 ton, kebutuhan kosumsi untuk rumah tangga sebanyak 3.641 ton dan surplus sebanyak 9.314 ton. Dengan kondisi itu, kebutuhan beras dan cabai dijamin akan mencukupi. (fajar/amc)






