
Sejumlah negara mengeluarkan peringatan berkunjung atau travel advice ke Indonesia pasca sejumlah bom dan serangan yang dilakukan terduga teroris. Dari sejumlah laman resmi milik duta besar dan pemerintahan negara-negara di Eropa, ada beberapa yang mengeluarkan travel advice. Di antaranya, Inggris, Swiss, Irlandia, Prancis, Polandia, Hong Kong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia dan lain-lain.
Seperti dilansir padangmedia.com dari laman resmi pemerintah Inggris, www.gov.uk, pemerintah Inggris meng-update ‘travel advice’ pada 15 Mei 2018 terkait serangan terduga teroris di sejumlah daerah di Indonesia.
Begitu juga laman resmi dubes Switzerland, www.eda.admin.ch, dikatakan bahwa travel advice ke Indonesia dikeluarkan mengingat situasi keamanan terbaru di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ada 12 negara yang mengeluarkan travel advice untuk berkunjung ke Indonesia. Peringatan itu diluncurkan setelah serangan teroris dan teror bom di sejumlah tempat di Indonesia. Namun, levelnya masih aman, dalam rangka mengingatkan, belum melarang.
Menurut Arief di Jakarta, Rabu (16/5) seperti dikutip dari tempo.co, peringatan tersebut masih lebih ringan jika dibandingkan travel warning yang dikeluarkan beberapa negara saat erupsi Gunung Agung. Ia juga memaklumi sikap pemerintahan negara-negara yang mengeluarkan travel advice tersebut.
Ada tiga peringatan bagi turis asing yang hendak melancong. Pertama, travel advice yang berupa peringatan, kedua travel alerts dan ketiga travel warning. Yang terakhir merupakan larangan berkunjung. (rin/*)






