PADANG – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Jumat (6/11) dihujani interupsi. Interupsi anggota DPRD datang begitu Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim membuka rapat.
Dalam sambutan pembuka, Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim menyampaikan mana agenda yang akan didahulukan. Dalam rapat tersebut ada dua agenda, seperti yang terpampang di papan billboard di bagian depan ruang rapat utama.
Dua agenda tersebut poin (1)adalah Penyampaian jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang APBD Provinsi Sumatera Barat tahun 2016. Kemudian poin (2) Penetapan Keanggotaan Panitia Khusus tentang (a) Gerakan Pensejahteraan Petani (GPP) dan Program Gerakan Pensejahteraan Ekonomi Masyarakat Pesisir (GEPEMP) dan (b) Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat.
Di antara anggota DPRD yang menyampaikan interupsi antara lain Apris, Liswandi, Saidal Masfiuddin, Iswandi Latief, Erman Mawardi dan Hidayat. Interupsi tersebut pada intinya meminta agar rapat paripurna dilangsungkan sesuai apa yang telah diagendakan.
“Seperti yang sudah disepakati dan diagendakan Bamus, kami meminta rapat berjalan sesuai dengan urutan susunan agenda dan seperti terlihat bersama di depan bahwa agenda pertama adalah penyampaian jawaban gubernur,” kata Erman Mawardi.
Liswandi juga menyampaikan hal yang sama, demikian juga Iswandi Latief dan Saidal Masfiuddin. Iswandi Latief mengingatkan bahwa agenda hari ini, penyampaian jawaban adalah agenda baru sedangkan soal pansus merupakan lanjutan yang masih diskor.
“Soal Pansus merupakan agenda lanjutan dan diskor pada paripurna sebelumnya yang harus dicabut dulu (skornya) oleh pimpinan,” katanya.
Hidayat menginterupsi karena merasa aneh mengapa agenda Pansus sudah masuk kepada penetapan keanggotaan sementara pembahasan apakah pembentukannya saja belum final.
“Kami perlu mempertanyakan pimpinan. Pembentukan Pansusnya saja belum final, tapi hari ini mengapa dalam agendanya sudah masuk kepada penetapan keanggotaan Pansus,” tanya Hidayat.
Setelah mendengarkan tanggapan dari beberapa orang anggota DPRD yang menyampaikan interupsi, Ketua DPRD Hendra Irwan Rahim akhirnya melanjutkan rapat dengan agenda pertama yaitu mendengarkan jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi. (feb)






