Wali Nagari Duo Koto Usulkan Nelayan KJA Budi Dayakan Lele Terpal
  • Home
  • Agam
  • Wali Nagari Duo Koto Usulkan Nelayan KJA Budi Dayakan Lele Terpal

Wali Nagari Duo Koto Usulkan Nelayan KJA Budi Dayakan Lele Terpal

Keramba Jaring Apung di Danau Maninjau. (fajar)

AGAM – Banyak upaya yang telah dan akan dilakukan dalam upaya membersihkan perairan Danau Maninjau, yang dikenal dengan #Save Maninjau. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah yang digagas Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri, yakni dengan membangun kolam lele sistem terpal.

Kolam lele itu berfungsi untuk menampung bangkai ikan, sehingga bangkai ikan KJA tidak lagi dibuang ke dalam danau, seperti selama ini. Di sisi lain, bangkai ikan tidak terbuang percuma, karena ia akan menjadi pakan lele.

“Kolam lele diutamakan untuk pemilik KJA agar mereka memiliki usaha alternatif,” katanya saat berbincang-bincang dengan padangmedia.com, Kamis (5/4) di Lubuk Basung.

Namun, kendalanya saat ini adalah modal usaha. Karena itu, ia mengaku meminta bantuan Pemkab Agam, melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) untuk mau membantu pembangunan 15 unit kolam terpal untuk budi daya lele.

Kolam lele akan dibangun di pinggir Danau Maninjau. Dengan demikian memudahkan mengangkut bangkai ikan dari KJA ke kolam.

Kawasan kolam lele akan ditata dengan baik, sehingga diharapkan mampu menarik minat wisatawan. Keberadaannya akan saling mendukung dengan Objek Wisata Linggai.

Bukan hanya itu, wali nagari mendambakan usaha kolam lele akan berkembang menjadi usaha lele asap. Dengan demikian, nantinya Nagari Duo Koto menjadi sentra penghasil lele asap.

“Lele asap Duo Koto juga akan menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Linggai,” pungkasnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply