Seorang Bocah Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Permen
  • Home
  • Berita
  • Seorang Bocah Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Permen

Seorang Bocah Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Permen

Tim dokter tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap D (7), di ruang perawatan RSUP M Djamil Padang, Senin (12/3).

PADANG – Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kejang-kejang usai mengkonsumsi sebuah permen. Meski belum bisa dipastikan penyebabnya, namun bocah tersebut harus mendapat perawatan intensif di RSUP M Djamil Padang.

D (7), bocah laki-laki asal Kabupaten Solok dirujuk ke RSUP M Djamil, Padang setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Kota Solok.

Menurut Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang Gustavianof, D yang diduga keracunan dirujuk dari RSUD Kota Solok. Pasien mengalami kejang-kejang usai mengkonsumsi sebuah permen yang dibeli di depan sekolahnya pada Sabtu (10/3). D mengalami penurunan kesehatan sehingga harus dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

“Bocah laki-laki ini dirujuk dari RSUD Solok. Ketika sampai di sini (RSUP M Djamil, red), kondisinya drop atau terjadi penurunan kesehatan,” katanya, Senin (12/3).

Meski demikian, Dia menegaskan belum bisa memastikan apakah penyebab pasien mengalami kondisi itu dikarenakan memakan permen. Untuk lebih jelasnya, pihak RSUP M Djamil Padang masih melakukan pemeriksaan intensif, termasuk melakukan uji sampel darah dan urine.

“Belum bisa dipastikan apakah penyebabnya karena memakan permen. Saat ini tim dokter masih melakukan pemeriksaan intensif termasuk melakukan uji labor terhadap darah dan urine,” jelasnya.

Sementara, menyoal kondisi D, saat ini menurut Gustavianof sudah membaik. Namun, hasil uji laboratorium terhadap sampel darah dan urine belum keluar sehingga penyebab dari kondisi pasien belum bisa dipastikan.

“Namun kami belum bisa memastikan penyebab D mengalami kondisi itu karena harus menunggu hasil uji laboratorium,” sebutnya. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply