
AGAM – Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Agam dan sekitarnya semenjak beberapa hari terakhir, mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa bangunan SDN 16 Cacang Randah, Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, pada Jum’at (9/3) sekitar pukul 13.30 WIB.
Beruntung peristiwa itu terjadi saat proses belajar mengajar selesai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam saat menerima laporan dari pihak sekolah, segera memberi respon dengan mengerahkan Satgas BPBD dibantu Camat, Wali nagari Tiku Utara serta didukung oleh Forum Kelompok Siaga Bencana (FKSB) Nagari Tiku Utara, untuk segera melakukan evakuasi pohon tumbang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Agam, M. Lutfi didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Yunaidi saat ditemui padangmedia.com mengatakan, beruntung saat peristiwa itu, semua siswa dan majelis guru telah pulang. “Pohon tumbang menimpa tempat parkir sekolah dan sebagian kelas. Diperkirakan kerugian sekitar Rp5 juta,” katanya di Lubuk Basung, Sabtu (10/3).
Dikatakan M. Lutfi, terkait himbauan dari BPBD Provinsi Sumatera Barat akan potensi curah hujan di wilayah Sumatera Barat, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman bencana.
“Kami menghimbau seluruh warga masyarakat untuk selalu waspada mengingat cuaca ekstrim, terutama di daerah rawan longsor dan mewaspadai pohon tumbang saat angin kencang,”tandasnya. (fajar)






