
AGAM – Untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan guru-guru mengaji di masjid-masjid, musahal/surau dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Pemkab Agam melalui Bagian Kesra memberikan pelatihan kepada 82 orang guru mengaji perwakilan dari masing-masing Nagari di daerah itu.
Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Martias Wanto di Hotel Sakura Syahriah, Lubuk Basung, Senin (26/2). Kegiatan itu dilaksanakan selama dua hari, yakni 26 sampai 28 Februari 2018.
“Dengan pelatihan, diharapkan para guru yang mengajar mengaji mempunyai ilmu dan wawasan sesuai standar ilmu membaca al-qur’an yang baik dan benar sesuai kaidah Ilmu tajwid,” kata Martias Wanto dalam sambutannya.
Menurutnya, apabila hal itu sudah terwujud, maka akan dapat melahirkan generasi qur’ani yang mampu membaca alqur’an dengan baik dan benar.
“Di samping itu, yang tidak kalah pentingnya, guru mengaji itu diharapkan punya daya tarik yang bisa mengajak anak dan masyarakat untuk mau belajar mengaji. Artinya, gaya mengajar yang menarik dan tidak membosankan. Dengan demikian, diharapkan program Magrib Mengaji di Masjid dan Mushala akan semakin diminati dan diramaikan oleh anak-anak dan masyarakat,” terangnya. (fajar)






