AGAM – Bupati Agam diwakili Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ir. Jetson, MT membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Agam, Rabu (21/2). Dalam kegiatan yang diadakan di aula kantor bupati tersebut, Jetson mengatakan, dalam menentukan pilihan diberikan hak sepenuhnya kepada anggota KONI. Tapi, hendaknya tetap mempedomani kriteria yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), maupun tata tertib.
Dikatakan, figur Ketua Umum yang dipilih nanti sangat menentukan kemajuan KONI Agam ke depan. Pilihan yang tepat akan berdampak menghasilkan kegiatan pembinaan yang berkualitas, sehingga nantinya akan menghasilkan prestasi bagi para atlet Agam.
“Dalam menyusun rancangan program kerja ke depan, saya meyakini KONI Agam sudah mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan maupun sedang berjalan,” ujarnya.
Dengan evaluasi secara menyeluruh, diharapkan akan melahirkan suatu formula pembinaan yang berorientasi terhadap proses dan inovasi. Meski pembinaan olahraga membutuhkan biaya yang cukup besar, tetapi faktor biaya jangan sampai menjadi penghambat dalam melakukan pembinaan olehraga, kata Jetson.
Pemerintah Kabupaten Agam, katanya, tetap komitmen menganggarkan dana untuk pembinaan olehraga, karena pembinaan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu sesuai dengan visi daerah, “Agam mandiri berprestasi yang madani”.
“Anggaran pembinaan olahraga tidak saja dialokasikan untuk pembinaan olahraga prestasi, tetapi juga untuk pembinaan olahraga pelajar, usia dini, masyarakat, serta olahraga rekreasi, dan alokasi dana pembinaan setiap tahun diupayakan bertambah,” kata Jetson.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar H. Aldi Yunaldi, SH, MSi yang hadir dalam Musorkablub mengharapkan, kegiatan itu berjalan dengan tertib, damai, dan lancar. Pengurus KONI Agam diminta untuk membangun olahraga di daerah itu agar olahraga Agam bisa ‘berbicara’ di tingkat Sumbar maupun Nasional.
“Kegiatan itu sebenarnya sesuatu yang sudah rutin dilaksanakan. Jika calon Ketua KONI Agam lebih dari satu orang, ini adalah semata-mata pemilihan, bukan kubu-kubuan yang nantinya olahraga di Agam bisa terpecah,” katanya.
Apalagi, agenda KONI Sumbar ke depan sangat luar biasa beratnya. Dalam waktu dekat akan menghadapi Pra Porprov XV pada April 2018. Diharapkan seluruh cabang olahraga mempersiapkan atletnya. Bagi cabor yang tidak lolos, atletnya tidak bisa bertanding pada Proprov XV di Padang Pariaman.
Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI Kabupaten Agam Aliwarman DT. P. Reno mengharapkan Musorkablub kali ini bisa mendapatkan pimpinan KONI yang inspiratif dan inovatif yang akan membawa olahraga Agam menjadi insan disegani, baik di daerah maupun Sumbar.
“Kepada peserta Musorkablub, diharapkan menentukan pilihan terbaik terhadap kandidat yang mencalonkan diri,” pungkasnya. (fajar)






