
PADANGPANJANG – Untuk memperkuat program-program Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padangpanjang bersama Forum Pegiat Literasi (FPL) mengunjungi beberapa perpustakaan sekolah yang ada di kota itu. Dari kunjungan tersebut, ternyata sekolah-sekolah yang ada di Padangpanjang sudah memiliki perpustakaan yang menarik sehingga membuat siswa-siswinya gemar mengunjungi perpustakaan.
“Kita mengunjungi perpustakaan yang ada di sekolah ini dengan tujuan untuk menguatkan program literasi. Kita harus saling berkoordinasi antara sekolah dan FPL,” kata Joni Aldo, Minggu (4/2).
Sementara itu, Ketua FPL Muhammad Subhan mengatakan, baru tiga perpustakaan sekolah yang dikunjungi, di antaranya Perpustakaan SMA Negeri 2 Padangpanjang, Perpustakaan Perguruan Diniyyah Puteri Padangpanjang dan Perpustakaan MA KMM Kauman Padangpanjang.
“Kita berharap dengan adanya perpustakaan di sekolah ini dapat mendekatkan buku ke siswa. Nanti kita akan bikin pojok-pojok baca di setiap sekolah karena ini merupakan program dari FPL selain dari pembuatan Kampung Literasi,” ujar Muhammad Subhan.
Perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah, katanya, sudah sangat bagus. Namun, perlu ditingkatkan lagi serta ditambah lagi buku-buku bacaannya.
Sementara itu, Kepala MA KMM Kauman Derliana, Ma mengatakan salut dengan keberadaan FPL Kota Padangpanjang. Beberapa program yang digencarkan dapat membentuk siswa-siswi yang hebat ke depannya. Tidak hanya di sekolah saja, bahkan masyarakat juga sudah didekatkan dengan buku.
“Sangat senang sekali dikunjungi oleh Dinas Perpustkaan dan Kearsipan bersama FPL Kota Padangpanjang ini, karena berkat mereka kami bisa menambah ilmu serta menambah kajian-kajian buku jika masih ada yang kurang,” kata Derliana.
Derliana mengungkapkan, bahagia sekali melihat perpustakaan masih diminati siswa dan beberapa sekolah telah melakukan inovasi membawa buku sedekat mungkin ke siswa. Salah satunya melalui Pojok Baca Kelas dan Pojok Baca di taman-taman sekolah. (ris/r)






