AGAM – Seiring semakin tidak baiknya kondisi udara akibat kabut asap di Agam, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah menyebar lebih kurang 700 ribu masker kepada masyarakat melalui Puskesmas. Masyarakat diminta menggunakan masker ke luar rumah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Agam, Indra Rusli mengatakan, masyarakat bisa memperoleh masker gratis dari Dinkes di Puskesmas pada wilayah masing-masing. Ia mengaku sudah menyalurkan ratusan ribu masker secara cuma-cuma untuk penduduk Agam.
“Menghadapi kabut asap semakin hari kian tidak membaik mempengaruhi kesehatan. Kita sudah menebar sekitar 700 ribu masker di wilayah Agam. Masyarakat diharapkan memanfaatkan masker tersebut untuk beraktivitas di luar rumah,” katanya.
Dikatakannya, setiap Puskesmas memiliki persedian stok masker untuk diberikan ke masyarakat. Keberadaan masker dipastikan ada pada setiap tempat layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Agam. Sehingga dengan itu masyarakat bisa dengan mudah mendapatkannya, jelas Indra.
“Kita berharap dengan peredaran masker yang cukup banyak bisa menekan terjadinya kasus penyakit ISPA yang dipengaruhi salah satunya oleh asap. Dinkes sangat menginginkan kesehatan masyarakat bisa tetap terjaga meskipun dalam kedaan kondisi udara yang tidak baik,” jelasnya.
Salah seorang masyarakat Lubuk basung, Fadlan, mengatakan, beberapa hari terakhir kabut asap terlihat kekuning-kuningan dan partikelnya mulai terasa. Tidak hanya itu, kabut asap juga berbau menyengat, tidak seperti hari biasanya. Karena kabut asap itu, sudah beberapa bulan terakhir, masyarakat tidak bisa lagi memandang indahnya langit biru.
Ia mengeluhkan tidak adanya langkah pasti dari pemerintah pusat yang berkewajiban untuk menangani kondisi ini dengan secepatnya. “Kami sudah sangat capek dengan keadaan seperti ini, masyarakat sudah seperti ikan salai diasapi setiap hari,” ungkapnya. (fajar)






