PASAMAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman berhasil mengumpulkan dana dari muzakki sebesar Rp3 miliar lebih sepanjang tahun 2017 kemarin. Dana zakat tersebut bersumber dari muzakki daerah setempat dan perantau yang disalurkan melalui Baznas setempat.
Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal mengatakan, sepanjang Januari-Desember tahun 2017, terkumpul sebanyak Rp3.770.548.767 dari muzakki, baik yang berdomisili di Pasaman maupun di perantauan.
“Sisa dana zakat tahun 2016 sebesar Rp13.439.116. Kemudian, kami sudah menyalurkan sebanyak Rp3.173.038.573 kepada 4.438 orang mustahik (yang berhak menerimanya) sesuai 8 asnaf sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Q.S.At-Taubah ayat 60,” terang Syafrizal kepada awak media, Rabu (9/1).
Syafrizal berharap tahun 2018 ini dana zakat yang dikumpulkan bisa lebih meningkatkan jumlahnya. Hal itu bertujuan agar semakin banyak masyarakat yang bisa menerima manfaatnya.
Di samping adanya acuan dalam UU Zakat nomor 23 tahun 2011 dan PP no 14 tahun 2014, Baznas Pasaman menggunakan motto 5R (Rapi Pengumpulan, Rapi Pelaporan, Rapi Pendistribusian, Rapi Pelayanan dan Pelaporan).
Syafrizal juga mengatakan bahwa Baznas Pasaman akan membina sejumlah UMKM di tahun 2018 ini.
Untuk setiap instansi di lingkungan Pemkab Pasaman, pihak Baznas juga memberikan penghargaan kepada instansi karena telah menyalurkan zakat terbanyak kepada Baznas sepanjang tahun 2017 kemarin. (riki)






