
PADANGPANJANG – Sebanyak 81 mustahiq yang tersebar dari berbagai kelurahan di Kota Padangpanjang menerima zakat berupa bantuan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padangpanjang. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program BAZNAS Kota Padangpanjang yakni Padangpanjang Makmur Tahap IV dengan total zakat sebesar Rp250.300.000.
Bantuan zakat diserahkan secara simbolis oleh Walikota Padangpanjang Hendri Arnis diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Iriansyah Tanjung di Masjid Baitul Hikmah Kebun Sikolos, Rabu (20/12).
Adapun bantuan yang diserahkan di antaranya kompresor, mesin jahit, gerobak, dan peralatan lainnya. BAZNAS Kota Padangpanjang sebelumnya telah mendata para penerima zakat melalui data dari Disperindag yang seterus dievaluasi kembali ke lapangan.
Walikota Hendri Arnis diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Iriansyah Tanjung menyampaikan apresiasi terkait program BAZNAS yang setiap tahunnya selalu mengumpulkan dan menyalurkan zakat kepada mustahiq melalui beberapa program kerja. Orientasi program-program kerja tesebut adalah mensejahterakan dan memberdayakan masyarakat Padangpanjang, seperti Padangpanjang Makmur, Padangpanjang Cerdas, Padangpanjang Sehat serta Padangpanjang Peduli.
“Program-program itu sangat sejalan dengan visi dan misi Kota Padangpanjang,” katanya.
Kepada calon penerima zakat maupun para muzakki, Iriansya berharap agar bersama-sama mendukung dan membantu mengembangkan setiap program yang ada pada BAZNAS Kota Padangpanjang.
“ Jika selama ini disisihkan 2,5 persen sebagai bentuk kewajiban berupa zakat, maka di masa yang akan datang jumlah itu kiranya dapat ditingkatkan menjadi lebih dari itu berupa infaq dan sadaqah,” katanya.
Kepada para mustahiq, ia minta agar dana zakat yang diperoleh betul-betul digunakan untuk menjalankan usaha yang direncanakan.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kota Padangpanjang, Drs. H. Aswir Rasyidin Dt. Panjang menyampaikan, secara nasional BAZNAS mempunyai tugas untuk mengentaskan kemiskinan. Baznas ditargetkan dapat mengentaskan kemiskinan sebesar 1 persen.
Di Padangpanjang, BAZNAS mendapatkan zakat yang cukup banyak. Pada tahun 2016, BAZNAS Kota Padangpanjang berhasil mengumpulkan dana zakat sebesar Rp3,7 miliar rupiah, dimana Rp3,4 miliar berasal dari ASN Kota Padangpanjang dan dari pribadi sebesar Rp300 juta.
Potensi zakat di Padangpanjang malah jauh lebih besar, yaitu Rp25 miliar. “Kalau dipercayakan kepada Baznas mengelolanya, tidak ada yang tidak bisa kita perbuat untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Padangpanjang,” sebutnya. (ris/r)






