
PADANGPANJANG – Kota Padangpanjang merupakan salah satu daerah yang hasil pertanian khususnya sayur mayurnya yang di ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, selain memenuhi kebutuhan sayur mayur untuk beberapa daerah Sumbar, Riau dan Jambi.
Dengan produksi sayur mayurnya tersebut Kota Padangpanjang menjadi salah satu daerah tujuan kunjungan rombongan dari Dewan Pertanian Negeri Sembilan, Malaysia di Padangpanjang, Selasa (20/10).
Rombongan berjumlah 24 orang, dipimpin Dato H.Ibrahim Bin Yahya. Kedatangan rombongan disambut hangat Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis, Ketua DPRD Asril Kasoema, unsur Muspida, jajaran Dinas Pertanian dan kepala SKPD di lingkungan Pemko Padangpanjang, bertempat di Balaikota.
Hendri menyebutkan, Padangpanjang memiliki karakteristik tersendiri bila dibandingkan dengan kota dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat. Terletak di daerah perlintasan dan didukung oleh cuaca yang sejuk.
“Banyak pejabat tinggi yang datang ke Padangpanjang untuk mencicipi aneka kuliner, seperti Sate Mak Syukur dan Rumah Makan Pak Datuk,” sebut Walikota muda itu.
Keunikan lain dari Padangpanjang, daging yang digunakan untuk pembuatan sate oleh Mak Syukur, adalah daging sapi yang dibesarkan dan di potong di Padangpanjang. Dengan cuaca yang dingin menyebabkan daging sapinya padat, gurih dan manis.
Dengan kunjungan Dewan Pertanian Negeri Sembilan tersebut, Hendri Arnis membuka peluang kepada rombongan Petubuhan Peladangan Negeri Sembilan untuk melakukan kerjasama dan kunjungan balasan dengan Petubuhan Peladangan Negeri Sembilan. Apalagi, karakteristik kedua daerah juga sama-sama mengandalkan pertanian, sebagai usaha masyarakat.
Meskipun tidak banyak membahas tentang kondisi pertanian di Negeri Sembilan, Dato Ibrahim Bin Yahya, lebih memaparkan tentang adat istiadat dan budaya di Negeri Sembilan yang hampir sama dengan budaya di Minangkabau.
Dato H.Ibrahim Bin Yahya mengungkapkan, rombongan yang berasal dari Negeri Sembilan tersebut merupakan dunsanak dari Minangkabau yang bermukim di Malaysia. Karena, secara historis, antara Minangkabau dan Negeri Sembilan memiliki hubungan persaudaraan yang telah lama terjalin.
“Saya sudah sering datang ke berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi baru kali ini menginjakan kaki di Padangpanjang. Saya juga tidak menyangka akan mendapatkan sambutan semeriah ini. Saya juga berharap kepada rombongan yang datang pada saat ini, kalau ada tamu kita dari Padangpanjang datang ke Negeri Sembilan, jangan sampai penyambutannya berkurang dari ini, minimal sama lah dengan saat ini,” jelasnya.
Rombongan Dewan Pertanian Negeri Sembilan Kerajaan Malaysia dalam kunjungan tersebut sekaligus untuk penjajakan dan kemungkinan untuk melakukan kerjasama bidang pertanian dengan mlihat peluang dari ekspos sektor pertanian Kota Padangpanjang yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Padangpanjang yang berlanjut dengan tanya jawab, tentang kondisi pertanian di kedua daerah. (isril)






