PADANG – Pemerintah harus menciptakan generasi muda yang inovatif melalui program pendidikan yang kreatif. Hal ini untuk menghindari meningkatnya pengangguran pada angkatan kerja yang jumlahnya semakin naik setiap tahun.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Guspardi Gaus saat membuka Gebyar Pendidikan 2017 di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Kamis (17/11). Menurutnya, program pendidikan jangan hanya diarahkan untuk meningkatkan nilai akademik tetapi harus diutamakan kepada peningkatan keterampilan.
“Pemerintah harus mampu menciptakan generasi yang kreatif sehingga mereka menjadi angkatan kerja yang penuh inovasi ketika lulus dari pendidikan,” katanya.
Dia menegaskan, kualitas lulusan pada Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA dan SMK), jangan hanya dititikberatkan kepada nilai akademik yang bagus. Hendaknya, juga harus disiapkan menghadapi dunia kerja dengan membekali lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha dan industri dan bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.
Dia mengingatkan, menciptakan angkatan kerja siap pakai saat ini menjadi tantangan bagi pemerintah. Kondisi saat ini, angka pengangguran pada angkatan kerja masih sangat tinggi. Banyaknya angkatan kerja yang tidak terserap dunia kerja harus disikapi serius. Untuk itu, program pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan angkatan kerja yang kreatif.
Dia memaparkan, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), hampir setengah dari jumlah penduduk Sumatera Barat merupakan usia angkatan kerja atau sekitar 2,48 juta dari 5 juta lebih penduduk. Namun, jumlah penduduk yang bekerja hanya 2,34 juta orang sehingga dapat diartikan, sekitar 13 ribu orang lebih menganggur.
“Kondisi ini harus dijawab dengan menciptakan lulusan sekolah yang kreatif dan inovatif sehingga mampu mandiri ketika mereka masuk dunia kerja,” tegasnya.
Terkait Gebyar Pendidikan 2017, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Burhasman Bur menjelaskan, kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 16 sampai 18 November 2017. Gebyar Pendidikan ini sudah yang ke enam kali digelar dengan tujuan meningkatkan kreatifitas siswa SMA dan SMK.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu pemacu semangat siswa SMA dan SMK untuk berkreasi dan berinovasi sebagai bekal bagi mereka ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya. (feb)






