Ikuti Langkah KPU, Bawaslu Sumbar Bikin Pojok Pengawasan Partisipatif
  • Home
  • Berita
  • Ikuti Langkah KPU, Bawaslu Sumbar Bikin Pojok Pengawasan Partisipatif

Ikuti Langkah KPU, Bawaslu Sumbar Bikin Pojok Pengawasan Partisipatif

Anggota Bawaslu RI Rahmad Bagja saat meresmikan Pusat Pengawasan Partisipatif Bawaslu Sumbar, Kamis (16/11). (febry)

PADANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Barat resmi memiliki Pusat Pengawasan Partisipatif, hari ini (Kamis, 16/11). Memiliki kemiripan dengan program Rumah Pintar Pemilu yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu menamakannya sebagai Pojok Pengawasan Partisipatif.

Peresmian Pojok Pengawasan Partisipatif tersebut dilakukan oleh anggota Bawaslu RI, Rahmad Bagja. Pojok Pengawasan Partisipatif ini merupakan program Bawaslu untuk memberi ruang kepada masyarakat dalam berpartisipasi dalam pengawasan pemilihan umum. Program ini lebih menyasar masyarakat dari pemilih pemula terutama kalangan mahasiswa.

“Melalui program ini, Bawaslu ingin mengajak masyarakat terutama mahasiswa sebagai pemilih pemula untuk berperan aktif mengawasi jalannya pemilihan umum,” kata Rahmad Bagja dalam pidato sambutannya di kantor Bawaslu Sumatera Barat, Kamis sore.

Menurutnya, Pusat Pengawasan Partisipatif tersebut menyediakan ruangan dengan berbagai bacaan terutama yang berkaitan dengan pengawasan pemilu. Masyarakat juga bisa melakukan diskusi mengenai hal yang berkaitan dengan kepemiluan sehingga wawasan masyarakat semakin luas.

“Dengan wawasan yang luas tentang pemilu, masyarakat akan semakin berperan aktif dalam memantau jalannya pesta demokrasi. Jika pemilu sudah berjalan pada koridor yang benar maka bisa dikatakan demokrasi Indonesia sudah maju,” paparnya.

Bagja menambahkan, UU Pemilu saat ini semakin memberikan penguatan kepada Bawaslu. UU tersebut juga memberi ruang yang semakin lebar kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan.

Salah satunya, dalam UU yang baru yaitu UU nomor 7 tahun 2017, kelompok masyarakat yang ingin berpartisipasi memantau jalannya pemilu mendaftarkan diri ke Bawaslu. Sebelumnya, pemantau pemilu mendaftarkan diri ke KPU.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Sumatera Barat Surya Efitrimen mengajak masyarakat terutama dari kalangan mahasiswa untuk memanfaatkan Pusat Pengawasan Partisipatif. Meskipun sebagai pemilih pemula, kalangan mahasiswa merupakan pemilih cerdas dan bisa melihat proses jalannya pesta demokrasi secara netral.

“Dengan netralitas para pemilih cerdas ini, tentunya akan meningkatkan pengawasan partisipatif karena kaum intelektual muda ini memahami aturan main dari proses pemilihan,” ujarnya. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply