
AGAM – PT PPR berjanji menuntaskan pembangunan jembatan yang dikeluhkan masyarakat di Jorong Tompek, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Pembangunan jembatan itu sebagaimana diberitakan beberapa hari lalu dilaksanakan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut. Masyarakat mengeluhkan pembangunan jembatan yang terkesan asal jadi.
Manejer PT PPR Hasibuan diampingi Humas Martono, Senin (13/11) mengatakan, masyarakat ada yang merasa kecewa dan mengeluh dengan dibuatnya jembatan tersebut. Menurutnya, itu merupakan hal yang wajar karena masyarakat belum melihat hasil sebagaimana yang disosialisasikan oleh pihak perusahaan.
Dikatakannya, masayarakat mungkin telah salah paham dan salah menilai dalam pengerjaan jembatan untuk masyarakat tersebut. Karena, pengerjaannya masih belum selesai. Kondisi sekarang, masyarakat melihat landasan jembatan menggunakan pohon kelapa dan tidak sesuai dengan janji.
“Terkait berita masalah jembatan yang menuai pro dan kontra dan kritikan dari beberapa masyarakat, pihak perusahaan berharap masyarakat bisa bersabar. Pembangunan masih dalam tahap pengerjaan, sekarang sebagian jembatan telah dilanjutkan pengecoran,” katanya.
Dikatakannya, pendanaan dalam pembuatannya masih secara bertahap dikucurkan. Saat ini telah berlanjut dan masih dalam taraf pengerjaan. Dana baru dikucurkan pihak perusahaan sebesar 30 persen kepada pihak pekerja. “PT PPR berjanji kepada masayarakat kalau jembatan tersebut akan diselesaikan sesuai dengan keinginan bersama, sesuai dengan sosialiasasi perusahaan kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Desmar efendi mengatakan, pembangunan jembatan harus sesuai dengan sosialiasi kepada masyarakat. “Kami akan pantau terus pengerjaannya. Apabila pihak perusahaan maupun kontraktor tidak menepati janji, kami akan lanjutkan masalah tersebut,” katanya.
Menurutnya, sepanjang pembangun jembatan itu beberapa waktu lalu, masyarakat melihat pembangunan jauh panggang dari pada api, makanya masyarakat heboh. Coba pembangunan itu sesuai dengan yang diharapkan, pasti tidak akan ada gejolak. (fajar)






