
MENTAWAI – Operasi Zebra Singgalang di Kabupaten Kepulauan Mentawai mengutamakan konsep 20 persen preventif dan 80 persen penegakan hukum. Operasi yang dilaksanakan tersebut menitikberatkan untuk memakai helm berstandar Nasional (SNI).
Kepala Satuan lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Mentawai, Iptu. Dedy Arma menyebutkan, apel gelar pasukan Ops Zebra Singgalang 2017 merupakan kegiatan operasi bidang lalu lintas dalam penegakan hukum bagi pelanggar lalu lintas dan kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 1 sampai 14 November 2017.
Fokus pengamatan selama operasi, yakni pengendara roda dua dan pembonceng yang tidak melengkapi aturan berkendara. Termasuk tidak memakai helm berstandar nasional Indonesia (SNI).
“Apabila si pengendara atau yang dibonceng tidak mengenakan helm saat mengendarai kendaraan, maka akan dilakukan penindakan atau ditilang,” ujarnya, Kamis (2/11).
Tujuan Operasi Zebra, kata Dedy Arma, adalah untuk menekan angka kecelakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Karena, selama ini masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalulintas, sehingga banyak terjadi kecelakaan.
Terkait dengan masukan dari masyarakat soal pengendara memakai knalpot racing yang tidak sesuai dengan peruntukannya, Dedy Arma mengatakan, pihaknya akan melakukan penindakan dan orang itu harus menukarnya dengan knalpot standar. Apabila tidak diindahkan, maka sepeda motornya akan ditahan.
Operasi Zebra dilaksanakan pada siang hari. Petugas juga akan melaksanakan operasi penyakit masyarakat yang sasarannya adalah razia senjata tajam (sajam) dan pengendara yang tidak memakai lampu di malam hari.
Selain itu, bagi pelajar yang mengendarai sepeda motor, tidak dilakukan pemeriksaan surat-surat. Namun, kepada mereka ditekankan untuk harus memakai helm setiap berpergian ke sekolah. “Soal pengawasan itu dikembalikan kepada orang tuanya,” kata Dedy Arma.
Pelaksanaan Operasi Zebra diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. Selain itu, Operasi Zebra sekaligus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan citra tertib lalu lintas. (ers)






