APBD Perubahan Padangpanjang Tahun 2017 Ditetapkan
  • Home
  • Berita
  • APBD Perubahan Padangpanjang Tahun 2017 Ditetapkan

APBD Perubahan Padangpanjang Tahun 2017 Ditetapkan

PADANGPANJANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangpanjang melaksanakan rapat paripurna untuk pengambilan keputusan mengenai persetujuan terhadap Ranperda tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padangpanjang tahun anggaran 2017, Rabu (4/10).

Dari 5 fraksi yang ada di DPRD Kota Padangpanjang, masing-masing menyampaikan pandangan akhir fraksi, dan menyampaikan beberapa catatan khusus pada perubahan APBD 2017 yang merupakan rekomendasi hasil rapat gabungan komisi-komisi DPRD.

Dalam pandangannya, seluruh fraksi menyetujui pengadaan komputer untuk kelengkapan fasilitas sekolah yang diajukan oleh Dinas Pendidikan. Juru Bicara Partai Golkar, Marzuki Yunizar menyampaikan, berkaitan dengan pengadaan komputer untuk kelengkapan fasilitas sekolah yang diajukan oleh Dinas Pendidikan, pihaknya sangat menyetujui. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan karena komputer yang dimaksud merupakan kebutuhan siswa dalam pelaksanaan ujian nasional.

Kemudian, untuk pengadaan mesin UHT yang diajukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian juga disetujui oleh seluruh fraksi di DPRD. Namun, Dinas Pangan dan Pertanian perlu dituntut keseriusan dan kesiapannya serta menyiapkan SDM dan bangunan fisik yang permanen, pengawasan terhadap pengelolaan, serta mencarikan pemasaran yang luas untuk menjamin tersalurkannya produksi susu yang ada agar dapat meningkatnya pendapatan para petani.

Kendati demikian, untuk pengadaan genset dan hydrant sebagai fasilitas penunjang dari pembangunan pasar belum dapat disetujui oleh seluruh fraksi di DPRD di perubahan APBD tahun 2017 ini. Menyikapi 2 item itu, Walikota Padangpanjang Hendri Arnis yang ditemui usai paripurna mengatakan, Pemko akan terus berupaya agar penunjang pembangunan itu dapat terlaksana dengan baik dan akan mencarikan solusinya nanti.

“Kita tetap berupaya memuluskan rencana ini supaya pasar bisa terwujud dan bisa beroperasi tahun ini. Kita sudah memiliki cara untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, sementara hydrant belum ada kita akan menggunakan mobil pemadam kebakaran terlebih dahulu,” ungkap Hendri Arnis.

Walikota menegaskan, meskipun 2 item itu tidak masuk, pembangunan pasar harus tetap lanjut dan bisa digunakan pada tahun 2017 ini. “Pembangunan pasar adalah prioritas kita bersama. Insya Allah akan diselesai pada 25 November nanti, sehingga pedagang sudah bisa pindah pada bulan Desember tahun ini,” tutup Hendri Arnis. (ris/r)

Berita Terkait

Leave a Reply