PADANG—Pelaksanaan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) 2016, Padang mendapatkan jatah sebagai tuan rumah. Untuk anggaran pelaksanaan iven, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang mengusulkan anggaran yang harus dikeluarkan dari APBD Kota Padang sebesar Rp56 milyar.
Hal ini menjadi pertanyaan anggota DPRD Padang dari Fraksi PPP Maidestal Hari Mahesa. Menurutnya Porprov adalah iven provinsi, kebetulan Padang yang menjadi tuan rumah. Anggarannya mencapai Rp56 milyar, sedangkan bantuan yang diterima dari Provinsi hanya Rp6-10 milyar.
“Ini adalah iven olahraga provinsi. Tapi kok anggarannya sebagian besar dibebannya lebih banyak dari APBD kab/kota.Kalau Porprov tersebut dalam anggaran pelaksanaanya lebih besar yang berasal dari APBD kab/kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah, lebih baik iven tersebut diganti saja namanya jadi Porkota ngak usah Porprov,” ucapnya, Rabu (14/10).
Dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan atau dibebankan pada kota tersebut, apakah masih layak iven olahraga ini disebut pekan olahraga provinsi. Sedangkan pagu anggarannya tidak sebanding pengeluaran yang dikeluarkan oleh kab/kota dibanding bantuan yang diterima provinsi.
Sementara itu Kepala Dispora Kota Padang, Suardi mengatakan dana untuk Porprov tersebut masih belum jelas. “Anggaran tersebut masih dalam kerangka KUA PPAS, sehingga belum diketahui berapa anggaran jelasnya. Namun perkiraan kita memang dana yang dibutuhkan dalam penyelenggaran untuk Porprov tahun 2016 nanti sekitar Rp56 milyar, kita tunggu saja karena sekarang masih dalam pembahasan,” tutupnya. (baim)






