Pembangunan Bandara Rokot Masih dalam Tahap Proses Persiapan Dokumen
  • Home
  • Berita
  • Pembangunan Bandara Rokot Masih dalam Tahap Proses Persiapan Dokumen

Pembangunan Bandara Rokot Masih dalam Tahap Proses Persiapan Dokumen

dishub mentawai

TUAPEIJAT – Rencana pembangunan induk bandara rokot Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai masih dalam tahap proses penyelesaian dokumen serta menunggu pengesahan dari Kementerian Perhubungan.

Kepala Kantor UPBU Rokot, A. Sofyan Rasad menyebutkan, setelah disahkan oleh kementerian persayaratan dokumen, maka posisi Bandara Rokot sekarang akan bergeser sekitar 200 meter.

Sebelumnya, bangunan bandara rokot itu memiliki panjang 850 x 23 meter landasan sekarang. Nanti, pembangunan bandara rokot akan diperluas. “Kalau perpanjangan landasan tidak memungkinkan untuk ditambah karena sudah sampai di ujung pantai,” terangnya.

Dikatakan, pembangunan bandara rokot yang baru nantinya akan pindah posisi dengan memiliki ukuran landasan 1500 x 30 meter dan run way-nya 75 x 15 meter. Pada prinsipnya, kata Sofyan, pembangunan bandara rokot yang direncanakan itu lebih luas dari sekarang dan bisa menampung penumpang sekitar 70 orang.

Perluasan bandara rokot, katanya, mengingat Mentawai memiliki faktor wisata dan juga faktor rawan bencana. Direncanakan pesawat yang bisa masuk nantinya seperti pesawat Hercules dan ACR 72.

Menurutnya, rencana pembangunan bandara rokot Sipora Selatan, berkemungkinan sampai tahun depan masih menyusun dokumen untuk sebagai persyaratan seperti mengumpulkan data-data yang kurang serta pengadaan lahan pembangunan yang sudah disiapkan oleh pemerintab setempat.

Saat ini, ungkap Sofyan, sebagai persayaratan pembangunan bandara rokot seperti masterplan masih menunggu pengesahan. Amdal masih dalam tahap pelelangan dan DED-nya dalam penyusunan. Jadi, tiga syarat itu yang akan menjadi pedoman pembangunan bandara rokot baik pelaksanaan fisik maupun pengadaan lahan, tuturnya.

Ia mengatakan, dari informasi masterplan, soal lahan sudah di-plot serta peta lokasi sudah ada. Masyarakat yang memiliki lahan juga sudah mendukung pembebasan lahannya. Tinggal menyiapkan pembebasan lahan serta menyiapkan beberapa dokumen yang belum lengkap.

Ia menambahkan, pengusulan pembangunan bandara rokot sudah dimulai sejak tahun 2016, akan tetapi belum cukup persyaratan. Ditargetkan pembangunan fisiknya pada tahun 2019, karena persyaratan utama pembangunan bandara adalah Amdal dan DED (Detail Engineering Design). (ers).⁠⁠

Berita Terkait

Leave a Reply