PAINAN – Kepolisian memastikan jumlah penumpang bus HPS yang terlibat tabrakan di Siguntur adalah 12 orang termasuk supir. Sejauh ini, identitas tiga korban termasuk supir bus serta identitas supir truk tangki CPO sudah diketahui. Sebelumnya diperoleh informasi sementara bahwa penumpang 10 orang termasuk supir.
baca : https://padangmedia.com/data-sementara-bus-hps-bermuatan-10-orang-termasuk-supir/
Berdasarkan laporan kejadian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan yang dihimpun wartawan, pengemudi truk CPO nomor polisi BK 5913 EG adalah Andi (50) warga Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.
Sedangkan bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Padang – Painan merek HPS nomor polisi BA 7668 BU dikemudikan oleh Iwan (40) warga Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
Kapolsek Koto XI Tarusan AKP Sumardi menyebutkan, dalam peristiwa kecelakaan tersebut, Andi, supir Bus HPS mengalami patah paha kiri dan robek pada kepala. Korban dibawa ke RSUP M Djamil Padang.
Korban lainnya adalah Linda Aristiani (23), mahasiswi, warga Jalan pagaruyung Nagari Painan Utara Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Linda mengalami patah paha, dibawa ke Puskesmas dan langsung dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.
Kemudian, Desi (35), PNS di Puskesmas Bayang beralamat di Padang. Korban mengalami putus jari kaki dirujuk ke RSUP M Djamil Padang setelah mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Barung Barung Belantai.
baca: https://padangmedia.com/truk-cpo-hantam-hps-supir-dan-dua-penumpang-terjepit/
Seluruh korban luka-luka yang merupakan penumpang Bus HPS dibawa ke Padang menggunakan empat unit ambulan. Petugas kepolisian telah memulai penyelidikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan. (feb)






