Berkat Pewarna Alam untuk Songket, UP2K Balai Batu Sandaran Melaju ke Nasional
  • Home
  • Berita
  • Berkat Pewarna Alam untuk Songket, UP2K Balai Batu Sandaran Melaju ke Nasional

Berkat Pewarna Alam untuk Songket, UP2K Balai Batu Sandaran Melaju ke Nasional

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menerima rombongan penilai di Desa Batu Sandaran. (tumpak)
Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menerima rombongan penilai di Desa Batu Sandaran. (tumpak)

SAWAHLUNTO – Mengandalkan usaha pembuatan bahan pewarna alam untuk Songket Silungkang, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin melaju mulus sampai ke tingkat 5 besar nasional dalam Lomba UP2K. Dalam penilaian lanjutan, tim penilai dari pusat memantau langsung kondisi di lapangan UP2K di Desa Balai Batu Sandaran, Selasa (25/07).

Kepala Desa Balai Batu Sandaran Masril kepada tim pusat menyampaikan, dengan segala keterbatasan, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM), itulah yang dapat dilakukan. “Yang pasti, kami tidak bisa mengada-ada karena memang beginilah keadaannya,” ujarnya.

Dikatakan, UP2K di Desa Balai Batu Sandaran memang sedang berkembang pesat. Total ada 6 UP2K di desa dengan 3 dusun tersebut. Selain UP2K pembuatan bahan pewarna alami untuk Songket Silungkang yang menjadi andalan, juga ada UP2K Minyak Serai Wangi, UP2K Minyak Nilam, UP2K Songket Silungkang, UP2K Souvenir dari limbah rumah tangga dan lainnya.

“Keberadaan UP2K tersebut telah memberikan dampak positif, terutama bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ibu-ibu rumah tangga yang mengelola UP2K tersebut sekarang memiliki pemasukan tambahan yang terbilang cukup lumayan dari hasil penjualan produk-produk UP2k tersebut,” jelas Masril pada penilaian yang dihadiri Walikota Ali Yusuf dan Ketua TP PKK Ny Yenni Ali Yusuf.

Pada kesempatan itu, Walikota Ali Yusuf menyebutkan bahwa Pemko Sawahlunto terus memberikan dukungan baik langsung maupun tidak langsung terhadap UP2K Desa Balai Batu Sandaran sesuai dengan salah satu visi Pemko, mewujudkan masyarakat mandiri dan produktif. “Sesuai visi Pemko yakni perwujudan masyarakat mandiri dan produktif. UP2K ini merupakan salah satu jalannya sehingga tentu terus kita dorong dan kembangkan agar dapat lebih baik dan daya gunanya menjangkau lebih banyak masyarakat dan lebih banyak keuntungan,” sebut Wako.

Wako menegaskan bahwa Sawahlunto selalu siap dengan tantangan. Kota Sawahlunto sejak dahulunya sudah terbiasa menghadapi rintangan dan tantangan. Juga terbiasa mengakali keterbatasan, sehingga selalu berinovasi dan berkreasi.

“Dalam menghadapi penilaian lomba ini, tentu Desa Balai Batu Sandaran sudah siap pula. Terlebih manfaat program ini sangat baik bagi warga di seluruh desa yang ada di Kota Sawahlunto,” ujar Ali Yusuf.

UP2K Desa Balai Batu Sandaran lolos sampai ke 5 besar nasional. Melengkapi penilaian, tim penilai dari pusat yang dipimpin Irene Rosaline mengunjungi desa tersebut guna mencocokkan data administratif yang dikirim ke panitia dengan realita di lapangan. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply