Musik Perkusi Prosesi Batobo Nagari Kolok Bakal Warnai SIMFes VI
  • Home
  • Berita
  • Musik Perkusi Prosesi Batobo Nagari Kolok Bakal Warnai SIMFes VI

Musik Perkusi Prosesi Batobo Nagari Kolok Bakal Warnai SIMFes VI

Pagelaran Simfes tahun lalu. (dok)

SAWAHLUNTO – Musik perkusi prosesi “Batobo” yang dimainkan Sanggar Kesenian Malakutan Bunian Nagari Kolok Kota Sawahlunto akan meramaikan iven Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) yang bakal digelar di Lapangan Segitiga Ombilin, Jumat sampai Minggu (18 – 20/9) nanti.

Tradisi Batobo, istilah yang dipakai sebahagian nagari di ranah Minang untuk saling membantu. Di daerah Kolok, masyarakat masih melestarikan Batobo dalam semua kegiatan masyarakat. Khususnya, mengumpulkan warga untuk bergotong royong sembari membunyikan perkusi serta beberapa musik bunyian sebagai penyemangat.

Pimpinan Sanggar Kesenian Malakutan Bunian, Sudarmono menyatakan, mereka sengaja menampilkan “batobo”, karena tradisi gotong royong sudah menjadi budaya Minangkabau sejak dahulu kala. Namun, sejak masuknya modernisasi dan globalisasi, sikap cuek masyarakat di beberapa daerah semakin berkembang, apalagi di daerah perkotaan.

“Dengan memainkan musik batobo, semangat gotong royong diharapkan tidak hanya menjadi cerita masa lampau dan kenangan di kepala orang tua yang hidup di masa ‘saisuak’. Kita wajib melestarikannya, terlebih dengan adanya SIMFes ini,” katanya kepada padangmedia.com di balaikota, Rabu (16/9).

Pada penampilan nanti, sebutnya, alat musik yang akan dimainkan berupa talempong, bansi, gendang serta perkusi lainnya diiringi dendang serta akan dimainkan sebanyak 10 personil anak Nagari Kolok. SIMFes VI juga akan menampilkan grup musik luar negeri, mulai dari Hereford Hoppers dari Inggris, Who’s Pinsky asal Jerman, Grup
Stierwascher asal Austria, Duo Kri Jepang, Steev Kindwald, musisi asal Thailand serta Gilang Ramadhan dari Jakarta. Selain itu, beberapa musisi juga akan menampilkan kelompok seniman, yang tergabung dalam Forum Kompang asal Batam, Horja Bius dari Jakarat serta Perkusi Arastra dari Bengkulu.

Di samping Malakutan Bunian Kolok, juga tampil  kelompok seniman asal Sumatera Barat seperti An-Najm asal Padangpanjang, Talempong Botuang asal Sawahlunto, Gandang Tambua PKDP, Campur Sari, Talempong Olah Raso serta Komunitas Kuali Sawahlunto. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply