Pansel Lelang Jabatan di Pemko Padang Mubazir
  • Home
  • Berita
  • Pansel Lelang Jabatan di Pemko Padang Mubazir

Pansel Lelang Jabatan di Pemko Padang Mubazir

PADANG–DPRD Kota Padang nilai Panitia Seleksi(Pansel) dalam menentukan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) yang telah dilakukan Pemko Padang beberapa waktu lalu hanya menghamburkan anggaran saja. Hal tersebut dilihat dari beberapa kali penyeleksian,  sebenarnya  orang yang akan menduduki posisi tersebut sudah ada. Sehingga, anggota dewan menilai tidak perlu lagi proses penyeleksian. 

Hal ini dilontarkan Ketua fraksi PAN DPRD Padang, Faisal Nasir.SH,yang menyebutkan bahwa untuk orang yang akan menempati posisi tersebut sudah ada orangnya dan mudah saja ditebak . “Yang lucunya nanti yang terpilih adalah orang yang sudah ada . Proses seleksi hanya untuk menghindari tudingan nepotisme. Pansel  terlihat hanya berperan sebagai alat untuk melegalkan orang atau calon untuk menduduki posisi tersebut,”ungkap Faisal.

Ditambahkannya, anggaran yang digunakan Pansel tersebut akan mubazir terbuang sia- sia. Hasil pansel tersebut jauh dari yang diharapkan. Padahal idealnya,  Pansel ini diadakan adalah untuk mencari calon yang berkompeten dan mampu menjalankan tugasnya nanti.

“Ini perludiprtanyakan.Buat apa lagi diadakan pansel, jika hasil test dari Pansel itu tidak transparan karena memang sudah ada orang yang akan menduduki posisi tersebut,”tuturnya Jumat(11/9).

Sementara Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra juga menyampaikan,  seharusnya ketika diumumkan hasil nilai dari test Pansel tersebut harus terbuka sehingga kata transparan tersebut bisa didapatkan.

Kemudian untuk jabatan kepala SKPD yang akan digantikan tersebut haruslah diisi oleh orang yang mumpuni .Bukan hanya karena ikatan keluarga, kedekatan atau hanya titipan. “Kalau memang pansel ini bersih, pasti orang yang ikut Pansel untuk Kadis PU ini banyak. Namun nyatanya banyak yang tidak berminat mengikuti karena mereka yakin tidak akan lolos seleksi. Hal ini dikarenakan posisi tersebut sudah ada pejabat titipan,” ungkap Wahyu.(baim)

Berita Terkait

Leave a Reply