Terobosan 100 Hari, Dispangtan Padangpanjang Buat 3 Program Unggulan
  • Home
  • Berita
  • Terobosan 100 Hari, Dispangtan Padangpanjang Buat 3 Program Unggulan

Terobosan 100 Hari, Dispangtan Padangpanjang Buat 3 Program Unggulan

unit respon kesehatan hewan

PADANGPANJANG – Menyikapi program 100 hari kerja yang ditetapkan Walikota Padangpanjang Hendri Arnis awal tahun ini, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padangpanjang meluncurkan 3 program unggulan di luar program tahunan yang bersifat rutin. Tiga program unggulan tersebut adalah Program Gerimis Bagus Mandiri, Unit Respon Cepat dan Pustaka Petani.

Seperti diungkapkan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Ade Nafrita Anas melalui Sekretaris Nasrul Yahya, Senin (20/2), program Gerimis Bagus Mandiri (Gerakan Minum Susu Bagi Anak Usia Sekolah Secara Mandiri) adalah program yang diperuntukkan untuk sekolah-sekolah di Kota Padangpanjang. Selain bertujuan untuk mencukupi nutrisi anak usia sekolah, program itu juga bertujuan untuk menyalurkan pemasaran susu dari peternak atau rumah susu. Program ini dimulai dengan sosialisasi yang tengah berlangsung kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebagai pembina sekolah dan dilanjutkan kepada Kepala Sekolah.

Setelah proses sosialisasi dan penyuluhan rampung, akan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU bersama Disdikpora dan Kepala Sekolah. Setelah itu baru susu akan dipasarkan di sekolah dengan berbagai bentuk olahan susu, yaitu berupa pasteurisasi (kap, botol atau stik susu) dan yoghurt.

Berikutnya Program Unit Respon Cepat. Satgas yang dibentuk awal Januari ini telah langsung beroperasi. Tim ini akan merespon sesegera mungkin terhadap laporan atau pengaduan masyarakat mengenai kesehatan hewan. Dengan tujuan mengoptimalkan pelayanan kesehatan hewan sehingga dapat mengoptimalkan Perda Rabies untuk Padangpanjang bebas rabies. Tim dibekali dengan kendaraan operasional roda empat yang telah dibranding, peralatan lapangan, obat-obatan, pengeras suara, kandang portable, penangkap anjing liar dan lainnya. Unit ini secara teknis beroperasional di bawah kendali UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Padangpanjang.

Terakhir, Program Pustaka Petani yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Program ini hasil koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padangpanjang. Dispangtan sendiri telah memiliki buku tentang teknologi budidaya, pengolahan dan pemasaran semua komiditi pertanian sekitar 900 buah buku serta dari eks Kantor Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan sebanyak 467 buah buku. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply