OJK Luncurkan AKSI Pangan di Limapuluh Kota
  • Home
  • Berita
  • OJK Luncurkan AKSI Pangan di Limapuluh Kota

OJK Luncurkan AKSI Pangan di Limapuluh Kota

OJK logo
PADANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meluncurkan program Akselerasi, Sinergi dan Inklusi (AKSI) Pangan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Peluncuran program Aksi Pangan direncanakan dilakukan pada Kamis (24/3) mendatang.

Humas OJK Perwakilan Sumatera Barat Muhammad Taufik, Selasa (21/3) menyebutkan, AKSI Pangan merupakan rangkaian program dari OJK untuk mengakselerasi pembiayaan pada sektor pertanian (pangan).

“Program AKSI Pangan merupakan rangkaian program OJK untuk mengakselerasi pembiayaan pada sektor pertanian, direncanakan diluncurkan di Kabupaten Limapuluh Kota pada tanggal 24 Maret 2017 mendatang,” katanya.

Mengutip keterangan dari Deputi Komisioner MS 1B Slamet Edy Purnomo dalam Focus Group Discussion (FGD) AKSI Pangan yang digelar di Bandung, Sabtu (21/1/2017), Taufik menerangkan bahwa AKSI Pangan adalah program yang melibatkan banyak lembaga. Program yang diinisiasi oleh OJK dan Kementerian Pertanian tersebut bersinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Koperasi & Usaha Kecil Menengah (UKM), asosiasi dan industri jasa keuangan.

Ada tiga fokus utama dalam program ini, yakni peran industri jasa keuangan, skema pembiayaan rantai nilai, dan inovasi pangan lewat fintech atau e-commerce. Program AKSI Pangan membidik enam tujuan diantaranya peningkatan pertumbuhan pembiayaan di sektor pertanian. Tahun ini, OJK mendorong kepada bank-bank pendukung program tersebut untuk menaikkan kredit pangan minimal 15 persen.

Tujuan berikutnya adalah meningkatkan akses masyarakat petani terhadap jasa keuangan yang lebih luas, pemahaman sektor jasa keuangan terhadap bisnis sektor pertanian dan sektor pangan lebih baik serta memperbaiki tingkat kesejahteraan petani dan pelaku usaha mikro dan kecil.

“Selanjutnya program juga bertujuan untuk menambah jumlah lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (feb/*)

Berita Terkait

Leave a Reply