
SAWAHLUNTO – Sudah tiga tahun pasca pembangunan Pasar Songket di Muara Kalaban, aktifitas pemerintahan di Kantor Camat Silungkang Kota Sawahlunto masih menumpang di salah satu ruangan di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) di kecamatan itu.
Kondisi ruangan seadanya dan aktifitas pemerintahan ke kantor camat harus menempuh jalan ke kawasan BBI di mana infrastruktur jalannya belum baik. Jaraknya juga semakin jauh atau sekitar 2 kilometer dari kawasan kantor lama.
Plt Asisten I Bidang Pemerintahan Setdako Dedy Syahendry membenarkan, sampai kini aktifitas pemerintahan di kantor Camat Silungkang masih menempati ruangan kantor di kawasan BBI Muara Kalaban.
“Beberapa kali terjadi kegagalan dalam kesepakatan lahan atau tempat sebagai relokasi pembangunan kantor baru,” kata Dedy, Senin (6/2).
Dia menambahkan, sampai saat ini masih diupayakan untuk mencari lahan yang sesuai dengan perencanaan serta yang layak untuk dibangun kantor camat baru.
“Kita berharap tim dapat menemukan serta melakukan negoisasi dengan lahan masyarakat yang memiliki lahan, agar rencana pembangunan dapat dianggarkan,” jelas Dedy.
Ditambahkan Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Sawahlunto, Tri Darma Satria, pihaknya sampai saat ini masih menunggu tim pembebasan lahan untuk pembangunan kantor Camat Silungkang.
“Belum ada lahan yang pasti untuk dibangun mengakibatkan belum dimulainya tahap perencanaan pekerjaan. Jadi, kami masih menunggu kalau lahan sudah benar-benar penyelesaian tahap ganti rugi atau pembebasan,” katanya. (tumpak)






