
PADANG – DPD Golkar Padang, Sumatera Barat mengadalan lomba da’i dan da’iyah se Kota Padang tingkat SMA/Sederajat. Perlombaan berlangsung dua hari, 14 – 15 Januari 2017 di kantor DPD Golkar Padang, Jalan Kampung Nias V No.36 Kecamatan Padang Selatan.
Ketua DPD Golkar Padang Wahyu Iramana Putra menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk menciptakan generasi muda dalam berdakwah. Perlombaan dakwah juga akan menumbuhkan harkat orang Minangkabau, dengan munculnya lagi Hamka – Hamka dan Agussalim – Agussalim baru.
Wahyu berharap kegiatan semacam itu dapat menjauhkan generasi muda Kota Padang dari pengaruh negatif yang sudah meresahkan, seperti narkoba, tawuran dan sebagainya. Ia juga berharap kegiatan – kegiatan positif seperti itu akan membudaya di Kota Padang.
“Untuk permasalahan ini, kita tidak bisa hanya sekedar berteriak jika tidak ada pergerakan dari masyarakat itu sendiri. Saya inginkan nantinya da’i dan da’iyah Kota Padang bisa diundang ke Sydney sebagai Khatib Idul Fitri atau acara lainnya. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan – pelatihan da’i yang tentunya juga dibekali dengan bahasa Internasional,” ujar Wahyu, Sabtu (14/1) usai pembukaan.
Hadir dalam kesempatan itu Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Padang, Drs.H.Japeri MM, anggota DPRD Padang Fraksi Golkar, Zulhardi Z.Latif, Jumadi, Mizwar Jambak, serta sejumlah kader Golkar Padang.
Sementara, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Drs.Japeri MM dalam kesempatan itu menyampaikan, dengan adanya lomba – lomba seperti itu, ia yakin generasi muda ke depannya benar – benar orang yang kuat iman, akhlak bagus serta berkarakter baik.
“Saat ini memang kondisi generasi muda kita sangat menyayat hati dengan maraknya narkoba, pergaulan bebas, tawuran. Kita adalah bangsa yang berdaulat yang harus bisa membina generasi penerus untuk bangsa ini. Apalagi dengan kemajuan teknologi saat ini, jika tidak ada landasan agama pada anak – anak kita, tentu ada sisi negatif dari kemajuan teknologi yang akan menghancurkan akhlak generasi muda kita,” sebutnya.
Ketua Panita, M. Zikri Ihsan menyampaikan, pada perlombaan da’i dan da’iyah tingkat SMA/sederajat se Kota Padang diikuti 60 peserta selama dua hari, 14 – 15 Januari 2017. Hadiah yang disediakan berupa tropy, uang tunai untuk juara 1 sebesar Rp1,5 juta, juara 2 Rp1 juta dan juara 3 Rp500 ribu.
Masing – masing sekolah bebas mengutus berapa orang siswanya untuk peserta. Dalam perlombaan, peserta diberikan kesempatan durasi selama sepuluh menit yang dinilai oleh empat orang juri.
“Dua juri dari da’i senior Kota Padang dan dua lagi dari interen Partai Golkar Padang,” jelas Wakil Ketua Bidang Kerohanian DPD Golkar Padang tersebut. (baim)






