
PADANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Mentawai melakukan rapat finalisasi panitia dua hari menjelang pelaksanaan Poprov XIV di Kota Padang. Panitia yang sudah masuk dalam SKdiminta saling berkoordinasi dan saling bahu-membahu untuk menyukseskan setiap cabor.
Fernando Sabajou, Ketua KONI Mentawai yang belum lama terpilih itu mengatakan, panitia perlu mengingatkan para atlet untuk mempersiapkan pertandingan. Panitia juga diminta melakukan pengawasan pada atlet dan memberikan teguran bila ada yang keluyuran keluar posko saat istirahat. Hal itu untuk menjaga stamina atlet.
Selain mengawasi sebelum pertandingan, perlu juga pengawasan usai bertanding supaya tidak melakukan hal-hal yang bersifat ugal-ugalan. “Ini untuk menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan simbol Musara kasimaeru (bersatu dalam kebaikan),” tuturnya di asrama haji Padang, Kamis (17/11) malam.
Sementara itu, Ketua Panitia Kontingen Antonius Saleleubaja mengatakan, panitia yang sudah ditunjuk sesuai SK harus bertanggung jawab dalam tugasnya. Karena yang akan diawasi ada banyak atlet, maka setiap panitia harus melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Kalau hanya nama saja yang tertera dalam SK perlu kita evaluasi atau disepakati untuk tidak dibayar honornya,” tegas Anton.
Dikatakan, sebagai ketua panitia, ia sendiri bertanggung jawab untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan secara teknis. Sedangkan sekretaris mempunyai tugas membantu ketua dalam mempersiapkan dan mengakomodir seluruh administrasi yang berkaitan dengan keikutsertaan kontingen.
Lebih lanjut, Anton mengatakan, segala biaya yang ditimbulkan dalam pembayaran honorarium panitia ditetapkan dalam keputusan yang dibebankan dalam APBD Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai dana hibah tahun anggaran 2016. (ers)






