
JAKARTA – Hari ini, Kamis (20/10), kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo – Jusuf Kalla genap dua tahun. Dalam dua tahun, kepuasan masyarakat Indonesia terhadap kepemimpinan Jokowi-JK dinilai cukup tinggi berdasarkan survei sejumlah lembaga, yakni sekitar 66-68%.
“Itu artinya kepuasan publik melebihi saat Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Jakarta, Rabu (19/10) seperti dilansir dari laman Setkab RI.
Menurut Seskab, titik berat selama dua tahun pertama adalah pembenahan ekonomi. Hal itu sejalan dengan ekonomi dunia yang juga sedang melambat. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil tumbuh pada 5,18, relatif stabil dan cukup tinggi dibanding kawasan lainnya.
Titik berat selanjutnya, kata Pramono, adalah reformasi hukum. Salah satu yang baru saja dilakukan pemerintah adalah Peraturan Presiden (Perpres) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang segera ditandatangani Presiden.
Sementara itu, terkait revolusi mental yang sering menjadi jargon Jokowi – JK, diakuinya membutuhkan proses. Yang dituju dengan revolusi mental itu adalah mental rakyat Indonesia, katanya. (rin/*)






