
PADANG – Salah satu agen elpiji di Kota Padang, PT Mustika Selaras memastikan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg. Yang terjadi adalah permintaan masyarakat konsumen yang makin meningkat terhadap gas elpiji 3 kg.
“Dari agen, kami tidak pernah mengurangi jatah ke pangkalan. Malah, kuota dari Pertamina ditambah untuk operasi pasar demi memenuhi kebutuhan konsumen,” kata Komisaris PT Mustika Selaras, Marjhon kepada padangmedia.com saat ditemui di kantornya di Jalan Kampung Nias III No.8, Kota Padang, Selasa ( 27/9) sore.
Ia juga menyebutkan, jatah yang diperoleh PT Mustika Selaras tidak pernah ditahan – tahan untuk didistribusikan ke pangkalan. Pihaknya juga menegaskan tidak pernah melakukan spekulasi. Setiap kali stok dari Pertamina masuk langsung dikirim ke pangkalan.
Dikatakan, perusahannya memiliki 43 pangkalan mitra di Kota Padang. Selama ini, pihaknya tidak pernah mengurangi jatah buat pangkalan. Jatah untuk PT.Mustika Selaras satu bulan lebih kurang 30 truk pasokan gas elpiji 3 Kg dari Pertamina. Untuk satu truknya sebanyak 560 tabung gas elpiji 3 Kg. Semuanya selalu habis didistribusikan melalui pangkalan.
Marjhon menyebutkan, sebenarnyanya gas elpiji 3 Kg merupakan gas subsidi bagi masyarakat ekonomi lemah. Namun, saat ini yang menggunakan bukan saja dari kalangan pedagang kecil, seperti pedagang mie ayam, somay, bakso kaki lima, tapi masyarakat mampupun diperkirakan makin banyak yang menggunakan gas elpiji 3 kg ini. Hal itulah yang membuat kebutuhan gas elpiji 3 kg meningkat.
“Kami selalu mengutamakan pelanggan, karena untuk mencari pelanggan itu sendiri kita sudah susah payah membina hubungan sejak lama. Sementara kami merupakan agen yang cukup lama berdiri di Kota Padang. Jadi, kami dari agen tidak pernah melakukan pengurangan jatah untuk pangkalan. Malah kami selalu berusaha memenuhi permintaan untuk semua pangkalan,” katanya.
Marjhon juga mengatakan, jika terjadi kecurangan di tingkat pangkalan, seperti menaikkan harga di luar batas ketentuan, pengoplosan tabung gas dan lainnya, maka dari pihak agen akan segera memberikan teguran. Bila perlu kerjasama dengan pangkalan yang berlaku curang tersebut akan diputuskan.
“Kami tidak ingin citra agen yang menyuplai ke pangkalan rusak gara – gara permainan di tingkat pangkalan itu,” ujarnya. (baim/r)






