
MENTAWAI – Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pukat cincin KM. Sinar Terang asal Sibolga Sumatera Utara dilaporkan hilang. Sebelum hilang, korban bernama Ridwan Hutagalung (36) ditugaskan untuk menggantikan kapten kapal, Apon Muktala (41). Korban diduga jatuh dari kapal saat hendak menggantikan posisi kapten tersebut.
Kapal tersebut berangkat dari Sibolga menuju Mentawai sejak hari Jumat (23/9) dengan tujuan mencari ikan. Sementara, kejadian hilangnya ABK tersebut hari Minggu (25/9) sekitar pukul 03.30 WIB. Kapten kapal bersama kru sebanyak 36 orang kemudian melakukan pencarian.
Namun, pencarian yang dilakukan tidak membuahkan hasil karena cuaca kurang mendukung. Kapten kapal mengambil keputusan untuk bersandar di dermaga Sioban lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak Syahbandar Sioban dan Polsek setempat pada pukul 19.30 WIB. Informasi hilangnya ABK kemudian dilaporkan ke Pos SAR Medan dan Pos SAR Mentawai.
Menurut keterangan Kepala Pos SAR Mentawai, Hendri kepada padangmedia.com, Senin (26/9) mengatakan, jatuhnya salah satu ABK KM Sinara Terang diperkirakan pada 29 mil di perairan Maileppet Siberut Selatan dengan titik koordinat 01,26,215,99,35,672 dan 01,29,406,99,36,663 antara Pulau Sioban Kepulauan Mentawai.
Hingga hari ini, tim gabungan dari Pol Airud, Pos Lanal Mentawai, dan BPBD Mentawai masih melakukan pencarian.
“Kapten kapal sudah mencoba melakukan pencarian bersama kru tapi tidak membuahkan hasil karena cuaca kurang mendukung. Kapten mengambil keputusan untuk merapat di Dermaga Sioban,” kata hendri. (ers)






