Tujuh Pelajar SD di Padang Timur Positif Filariasis
  • Home
  • Berita
  • Tujuh Pelajar SD di Padang Timur Positif Filariasis

Tujuh Pelajar SD di Padang Timur Positif Filariasis

Plt Sekdako dan Kadis Kesehatan Kota Padang. (der)
Plt Sekdako dan Kadis Kesehatan Kota Padang saat sosialisasi pemberian obat massal pencegahan filariasis di Kota Padang. (der)

PADANG – Kota Padang termasuk daerah endemis filariasis atau lazim disebut penyakit “kaki gajah”. Sedikitnya, 33 kasus sudah ditemukan. Sedangkan survei antibodi pada 2 Sekolah Dasar di Padang Timur ditemukan positif filariasis pada 7 orang anak.

Hal itu dikatakan Plt. Sekda Padang Vidal Triza saat membuka sosialisasi Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) filariasis di aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Padang, Selasa (20/9).

“Hal ini menunjukkan filarisiasis menjadi ancaman bagi generasi bangsa,” kata Vidal.

Vidal mengatakan, Kementerian Kesehatan merekomendasikan pemberian obat massal ulangan satu kali pada 2016 ini. Ditargetkan 80 persen dari sasaran dapat terjangkau pada POMP kali ini.

Ia berharap,  POMP yang dilaksanakan serentak di Posyandu, Puskesmas,  Pustu,  sekolah dan kantor selama Oktober nanti dapat memutus mata rantai penularan.

“Dengan dilaksanakan POMP, diharapkan dapat memutus mata rantai filariasis.  Sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Padang,” imbuhnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, Dr. Ferimulyani Hamid M. Biomed mengatakan, filariasis adalah penyakit tropis yang terabaikan. Namun, penyakit yang disebabkan cacing atau mikrofilarial dan ditularkan oleh nyamuk ini tak pelak menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.

“Meskipun penyakit ini bukan wabah yang muncul tiba-tiba, tetapi diam-diam menggerogoti tubuh penderitanya dan menyebabkan kecacatan penderitanya,” terangnya. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply