Manfaatkan Lahan Tidur untuk Redam Gejolak Ekonomi Nasional
  • Home
  • Berita
  • Manfaatkan Lahan Tidur untuk Redam Gejolak Ekonomi Nasional

Manfaatkan Lahan Tidur untuk Redam Gejolak Ekonomi Nasional

PADANG – Melemahnya nilai tukar Rupiah membuat perekonomian nasional semakin terpuruk. Kondisi ini tak dipungkiri akan berdampak kepada perekonomian daerah.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sumatera Barat, Zigo Rolanda menyebut kondisi saat ini sebagai “lampu merah” perekonomian. Harus ada perhatian serius oleh pemerintah terhadap aspek-aspek teknis untuk meredam gejolak ekonomi yang terjadi, salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan tidur.

“Kondisi ini bisa disebut sebagai lampu merah perekonomian. Harus ada perhatian serius dari pemerintah seperti pemanfaatan lahan tidur untuk meredam gejolak ekonomi tersebut,” kata Zigo.

Menurutnya, lahan tidur merupakan sumber daya alam (SDA) yang diyakini mampu mengimbangi gejolak perekonomian. Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif akan membuat perekonomian daerah menjadi relatif stabil ditengah gejolak ekonomi global.

Selain memacu penggarapan lahan tidur, pemerintah menurutnya juga harus memperhatikan perhatian kepada usaha ekonomi makro serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pemerintah harus memberikan kemudahan dalam pemberian izin dan memperhatikan ketersediaan sarana prasarana penunjang usaha.

Masih dalam upaya meredam gejolak ekonomi, Zigo menyarankan pemerintah provinsi agar memiliki konsep yang jelas terhadap keberadaan investasi. Birokrasi perizinan untuk investasi yang akan masuk harus dipangkas dan sosialisasi pentingnya investasi kepada masyarakat harus lebih ditingkatkan.

Zigo yang juga ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) juga mengingatkan kepada para pengusaha muda untuk mampu menciptakan dan mengembangkan berbagai peluang usaha baru sehingga pergerakan ekonomi dapat terus bergerak meskipun terjadi perlambatan karena pengaruh ekonomi nasional dan global. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply