AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat serius menjadikan daerah itu sebagai penghasil jagung utama di Sumatera Barat. Antara lain dibuktikan dengan memberikan benih jagung unggul kepada petani.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Agam, melalui Kabid Tanaman Pangan, Japrizal, SP kepada padangmedia.com, Kamis (8/9) di Lubuk Baasung mengatakan, tahun 2016 ini pihaknya menyediakan bantuan benih jagung untuk kebutuhan 5.000 ha lahan. Benih yang disediakan adalah benih jagung hibrida. Jenisnya disesuaikan dengan kebutuhan petani.
“Benih yang disalurkan baru untuk lahan sekitar 3.857 ha,” katanya.
Dikatakan, untuk kebutuhan petani jagung di dataran rendah, seperti di Kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, dan sekitarnya, petani lebih menyukai benih jagung jenis Pioneer. Benih jenis itu cocok untuk dataran rendah, karena dinilai produksinya lebih tinggi dari jagung jenis lain. Sedangkan untuk dataran tinggi, seperti di Agam belahan timur, petani lebih menyukai jagung jenis NK dan Pertiwi.
Japrizal mengatakan, sentra pengembangan jagung di daerah itu adalah Kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Palembayan. Kecamatan tersebut saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan pengembangan tanaman jagung. (fajar)







