Tak Ada Bantuan Untuk Petani KJA Danau Maninjau
  • Home
  • Agam
  • Tak Ada Bantuan Untuk Petani KJA Danau Maninjau

Tak Ada Bantuan Untuk Petani KJA Danau Maninjau

Petani KJA di Danau Maninjau tengah memunguti bangkai ikan yang mengapung di permukaan danau. (fajar)
Petani KJA di Danau Maninjau tengah memunguti bangkai ikan yang mengapung di permukaan danau. (fajar)

AGAM – Meski mengalami kerugian miliaran rupiah, namun dipastikan tidak ada bantuan untuk petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam. Petani mengalami kerugian akibat ikan keramba mati keracunan tuba belerang dan mengapungnya endapan residu pakan ikan akibat cuaca buruk beberapa hari lalu.

“Tak ada disediakan bantuan untuk petani KJA, bahkan bantuan benih pun tidak ada,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Agam, Ermanto, Rabu (7/9).

Akibat cuaca buruk dan angin kencang yang meningkatkan gelombang danau, ribuan ton ikan di keramba apung milik petani KJA di Danau Maninjau mati. Sedikitnya, 3.100 ton ikan yang mati sejak 1 sampai 6 September 2016 lalu. Diperkirakan kerugian total petani mencapai Rp68 miliar.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, jumlah KJA di Danau Maninjau sudah “over capasity”. Idealnya, permukaan danau hanya bisa dimanfaatkan untuk diisi sekitar 6 ribu KJA namun saat ini jumlah KJA masih lebih dari itu. Pemkab setempat bersama masyarakat selingkaran danau telah berupaya mengurangi keramba dan membersihkan endapan residu di dasar danau namun musibah kematian ikan masih menimpa para petani. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply