
AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam Sumatera Barat, sangat serius dalam rehabilitasi hutan dan lahan yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Kabupaten Agam, Yulnasri saat membuka secara resmi penghijauan Salingka Danau Maninjau Tahap I di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (24/8).
Hadir saat itu, anggota DPRD Agam Abrar, Kepala BPDAS Agam Kuantan Dr. Nursidah, Manager Sektor Pembangkit PLN Sodikin, Perwakilan PT. Semen Padang Ruslianto Rusli, Kepala BPLH Agam Edi Busti, Walinagari dan Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung.
Yulnasri mengatakan, Agam telah melahirkan program unggulan “Agam Menyemai” yang merupakan gerakan masyarakat dalam memanfaatkan lahan perkarangan, perkantoran, lahan tidur dan lainya dengan tanaman produktif. Oleh sebab itu, pihaknya sangat mendukung elemen masyarakat yang peduli terhadap pemulihan danau maninjau, yakni Yayasan Hutan Lestari Indonesia yang diketuai oleh Ardedi Tanjung yang akan menanam salingka danau maninjau sebanyak 10.000 bibit pohon yang terdiri dari pohon pelindung dan buah-buahan.
“Kami berharap setelah tahap I ini akan ada tahap II, IIi dan seterusnya. Kami juga berharap dukungan dari semua pihak yang telah berbuat banyak terhadap Danau Maninjau,” kata Yulnasri.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Agam M. Abrar, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia yakin yang digagas untuk penghijauan hutan lindung itu merupakan semangat atau stimulus dari orang-orang dahulu.
“Kami mendukung dan mensupport penghijauan dalam jangka panjang sehingga terjaga kelestariannya,” kata M. Abrar.
Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung menyampaikan, selain menanam bibit sebanyak 10 ribu batang, kegiatan itu akan dilaksanakan selama lima tahun di Kabupaten Agam. Untuk penanaman akan digunakan mobil yang dirancang khusus untuk membawa bibit dari satu nagari ke nagari lainnya, termasuk pekerja dan alat tanam. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan minat masyarakat untuk menanam.
“Kami juga mengapresiasi Pemkab Agam yang telah dulu melaksanakan program ‘Agam Menyemai’. Ke depan, kami akan bersinergi dengan program yang digagas langsung oleh Bupati Agam tersebut,” katanya. (fajar)






