PADANGPANJANG – Tim Safari Ramadhan (TSR) I Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang, Sumatera Barat menyampaikan program pembangunan prioritas yang dilaksanakan pemerintah setempat tahun ini. Pembangunan pasar pusat Padangpanjang yang telah tertunda beberapa waktu merupakan salah satu proyek prioritas bersama Islamic Center.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangpanjang Defrial mewakili Walikota Padangpanjang Hendri Arnis saat berkunjung ke Masjid Zuama Jembatan Besi Bukit Surungan dan Masjid Asasi Sigando Kelurahan Ganting pada Kamis dan Jumat (9-10/6) malam. Ia menyebutkan, kunjungan masjid dari tim safari Ramadhan sangat besar manfaatnya baik itu bagi pemkot maupun bagi masyarakat.
“Program prioritas Pemkot Padang Panjang tahun ini ada beberapa item, untuk itu masyarakat harus diberi tahu melalui kunjungan tim safari Ramadhan ini,” ujarnya.
Program Pembangunan prioritas tahun ini, tambahnya, adalah perencanaan pembangunan pasar tradisional Padang Panjang yang sudah terundur sejak satu dekade terakhir. Kemudian pembangunan Islamic Center yang berlokasi di kelurahan Koto Katiak Kecamatan Padang Panjang Timur.
“Untuk Pembangunan pasar tradisional Padang Panjang, pemerintah setempat melalui dana APBD sudah mengalokasikan sebesar Rp117 miliar dua tahun anggaran,” lanjutnya.
Sedangkan pembangunan Islamic Center, juga sudah dialokasikan dana melalui APBD sebesar Rp70 miliar dua tahun anggaran. Dia menegaskan, kedua program pembangunan itu sudah sangat mendesak. Untuk pembangunan pasar, dirasakan mendesak karena kondisinya yang sudah tidak memadai lagi. Sementara, Kota Padangpanjang sebagai kota berjuluk Serambi Mekah harus memiliki Islamic Center. (febry/*)






