
PADANGPANJANG – Meskipun Kota Padangpanjang dipastikan sebagai salah satu kota peraih Penghargaan Adipura tahun 2016 namun evaluasi terhadap kebersihan lingkungan terus dilakukan. Adipura tidak serta merta membuat Pemko Padangpanjang berpuas diri karena pada intinya adalah bagaimana mewujudkan kota yang berhawa sejuk tersebut menjadi kota bersih dan hijau.
Sekretaris Daerah Kota Padangpanjang Edwar Juliartha bersama pejabat terkait, masih terus melakukan evaluasi. Edwar bersama para pejabat terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kebersihan di jalan dan aliran sungai.
Senin (18/7), Sekdako dan para pejabat terkait meninjau jalan dan aliran sungai menuju lokasi Wisata Pemandian Lubuk Mato Kucing, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padangpanjang Barat. Tampak hadir pada Evaluasi dilapangan tersebut, Kepala KLH Kota Padang Panjang Erwina Aggraini, Kepala Bidang Kebersihan Nurizalman dan Lurah Pasar Usang Dafri.
Dalam evaluasi tersebut terdapat beberapa hal yang perlu dibersihkan dan diperbaiki di sepanjang jalan menuju Lokasi wisata tersebut. Hal itu segera menjadi catatan oleh Kepala Bidang Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum Nurizalman.
“Kita akan terus berupaya untuk menciptakan Kota Padangpanjang ini menjadi kota yang bersih dan hijau, sekaligus hal ini merupakan dorongan dari Walikota untuk memerintahkan jajaran terkait agar concern terhadap kebersihan lingkungan,” kata Edwar Juliartha.
Dia mengimbau agar masyarakat kota bisa menjadikan hidup bersih mengakar dan menjadi budaya di lingkungannya. Bila hal itu bisa diterapkan, maka akan terciptalah sebuah kota yang nyaman dan terbebas dari polusi yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. (*/feb)






